Petuah Imam Syafi’i tentang Cinta Bertepuk Sebelah Tangan

1
14649

BincangSyariah.Com – Memiliki rasa cinta kepada seseorang memang merupakan sesuatu yang sangat luar biasa. Hal tersebut bukanlah suatu kesalahan. Namun demikian, seseorang yang anda kita juga berhak memilih cintanya. Entah apakah akan dengan kita yang benar tulus mencintainya, atau dengan orang lain yang juga sama sama memiliki cinta yang tulus.

Jika pilihannya tersebut jatuh pada orang lain, tentu hal tersebut akan sangat menyakitkan, namun sesungguhnya ini adalah risiko yang seharusnya sudah diketahui oleh siapa saja yang berani mencintai. Cinta seperti inilah yang sering disebut dengan cinta bertepuk sebelah tangan

Dan jika cinta kita sudah terlanjur ditolak oleh seseorang yang kita cintai, maka sebaiknya kita segera melupakannya. Jangan terlalu lama jatuh dalam keterpurukan, kuatkan diri kita dan bangkit lagi. Cinta yang seperti itu yang disebut dengan bencana oleh Imam Syafi’i. Dalam Diwan Al Imam Asy Syafi’i, beliau menyebutnya sebagai berikut:

ومن البلية أن تحب ولا يحبك من تحبه

Bagian dari bencana itu ketika engkau mencintai, sementara orang yang kau cintai tidka mencintaimu 

Disebut bencana karena memang menyesakkan dada, membuat buntu pikiran, serta melumpuhkan mata. Namun pasca bencana kita harus memulihkan kembali kesehatan dada, pikiran serta mata kita. Dunia ini terus berputar, jangan sampai kita sia – siakan masa depan kita hanya karena cinta yang bertepuk sebelah tangan. Perlu diingat bahwa di luar sana ada seseorang yang lebih baik untuk kita Walaupun hal tersebut susah untuk dilakukan, namun hanya hal itulah yang bisa kita lakukan.

Kepada kalian yang cintanya bertepuk sebelah tangan, bukalah mata kalian. Cinta lain masih menunggu. Begitulah kira-kira pujangga berirama. Tetap yakin semua akan indah pada waktunya. Kembalikan pada sang Maha Cinta, Allah Ta’ala.  Bukankah cinta sejati hanya milik-Nya?

Hanya Cinta-Nya yang tidak pernah mengecewakan. Sebab itu percayakan semua rencana kita pada-Nya. Kalaupun kita menjumpai rencana kita tidak sesuai, percayalah itu yang terbaik.bukankah Allah yang lebih mengetahui segalanya daripada makhluk-Nya?

Allah berfirman dalam QS Al Baqarah ayat 216:

وَعَسَىٰ أَنْ تَكْرَهُوا شَيْئًا وَهُوَ خَيْرٌ لَكُمْ ۖ وَعَسَىٰ أَنْ تُحِبُّوا شَيْئًا وَهُوَ شَرٌّ لَكُمْ ۗ وَاللَّهُ يَعْلَمُ وَأَنْتُمْ لَا تَعْلَمُونَ

Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.

Mutiara hikmah yang luar biasa. Ayat tersebut umum dan luas. Namun yang pasti adalah ketika senang terhadap sesuatu lantas Allah memberikan sebab-sebab yang membuat kita berpaling darinya, di saat itulah Allah menginformasikan bahwa hal tersebut tidak bagi kita. Begitupun di saat cinta kita bertepuk sebelah tangan. Allah menginfomasikan bahwa dia tidka baik kita. Jalan yang terbaik adalah bangkit, berterima kasih kepada Allah, dan meyakini bahwa cinta yang bertepuk sebelah tangan tersebut adalah yang terbaik atas kehendak Allah.

100%

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here