Pesan Nabi tentang Bahaya Konsumsi Makanan Haram

0
541

BincangSyariah.Com – Makanan yang dikatakan haram  tidak hanya sekedar bagaimana mendapatkan makanan tersebut, namun juga tentang apakah makanan tersebut baik atau tidak  untuk tubuh. Larangan untuk mengkonsumsi berbagai makanan yang tidak halal ternyata bukan hanya sekedar larangan. Allah berpesan untuk senantiasa memakan barang yang halal nan baik. Dalam QS Al Maidah ayat 88 termaktub:

وَكُلُوا مِمَّا رَزَقَكُمُ اللَّهُ حَلَالًا طَيِّبًا ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي أَنْتُمْ بِهِ مُؤْمِنُونَ

Dan makanlah makanan yang halal lagi baik dari apa yang Allâh telah rezekikan kepadamu, dan bertakwalah kepada Allâh yang kamu beriman kepada-Nya

Memakan barang haram tidak hanya berpengaruh buruk kepada kesehatan tubuh manusia, namun juga memberikan efek negative kepada psikolog setiap jiwa. Secara logika, manusia yang meninggalkan barang haram tentu lebih dekat kepada Tuhannya. Sehingga ketika ada marabahaya yang mendekat atau hendak melakukan maksiat, Allah bisa segera memberi rahmat kepadanya. Namun keajaiban tersebut tidak akan terjadi kepada orang yang sering memakan barang haram. Imam Ahmad dan lainnya meriwayatkan, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

أَرْبَعٌ إِذَا كُنَّ فِيكَ، فَلاَ عَلَيْكَ مَا فَاتَكَ مِنَ الدُّنْيَا: حِفْظُ أَمَانَةٍ، وَصِدْقُ حَدِيثٍ، وَحُسْنُ خَلِيقَةٍ، وَعِفَّةٌ فِى طُعْمة

Ada empat hal, bila keempatnya ada pada dirimu, maka segala urusan dunia yang luput darimu tidak akan membahayakanmu : menjaga amanah, berkata benar, akhlak baik dan menjaga urusan makanan

Keterangan tersebut mengingatkan kembali bahwa memakan barang haram akan mendatangkan bahaya. Begitipun sebaliknya, jika seseorang tersebut bisa menjaga urusan makanannya maka akan terjaga dari sesuatu yang membahayakan. Cukup dengan memakan barang yang halal dan baik, Allah akan menjaganya dari setiap sesuatu yang membahayakan.

Baca Juga :  Belajar Tauhid; Cara Kita Beriman kepada Rasul-rasul Allah

Sekiranya banyak menu makanan import yang  baru dan menggiurkan di tempat kita, alangkah baiknya menelusuri makanan tersebut terlebih dahulu. Jika memang mengandung sesuatu yang haram bagi umat Islam, kita harus meninggalkan. Bahaya makanan haram lebih ekstrim lagi disebutkan dalam hadis yang diriwayatkan oleh Ibn Hibban, dari Jabir bin Abdillah bahwa Rasûlullâh bersabda :

يَا كَعْبُ بْنَ عُجْرَةَ إِنَّهُ لاَ يَدْخُلُ الْجَنَّةَ لَحْمٌ نَبَتَ مِنْ سُحْتٍ

Wahai Ka’ab bin ‘Ujrah, sesungguhnya tidak akan masuk surga daging yang tumbuh dari makanan haram

Memakan barang haram rupanya membawa dampak negatif yang serius. Jika kita menginginkan marabahaya tersebut tidka terjadi pada diri kita, sebaiknya kita bisa menjaga urusan makan. Makanan tak harus lezat, namun halal dan baik.



BincangSyariah.Com dikelola oleh jaringan penulis dan tim redaksi yang butuh dukungan untuk bisa menulis secara rutin. Jika kamu merasa kehadiran Bincangsyariah bermanfaat, dukung kami dengan cara download aplikasi Sahabat Berkah. Klik di sini untuk download aplikasinya. Semoga berkah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here