Penyebab Seseorang Mendapatkan Warisan

0
2125

BincangSyariah.Com – Tidak semua keluarga berhak mendapatkan harta warisan yang ditinggal mati pewaris. Ada tiga hal yang menyebabkan orang saling mewarisi.

Pertama, ia memiliki hubungan darah dengan pewaris. Misal anak, ibu, bapak, saudara, kakek, nenek, paman dan lain-lain.
Kedua, ia memiliki hubungan perkawinan. Suami berhak mewaris dari istri dan sebaliknya istri berhak mewaris dari suami.

Ketiga, karena memerdekakan budak. Saat ini budak telah tidak ada. Namun sebagai ilmu pengetahuan perlu jelaskan. Ketika seorang memerdekakan budak, maka orang yang memerdekakan tersebut berhak mewarisi dari orang yang dimerdekakan. Ketika seorang telah memenuhi ketentuan di atas, ada hal lain yang dapat menghalangi seorang menjadi ahli waris. Berikut beberapa hal yang menghalangi orang menjadi ahli waris:

Pertama, karena ada ahli waris lain yang lebih utama. Dalam ilmu waris persoalan ini dibahas dalam mahjub atau terhalang.
Kedua, membunuh pewaris. Ketika ahli waris membunuh pewaris maka dia tidak berhak untuk mendapatkan harta warisan pewaris.  Ketiga, beda agama. Perbedaan agama menyebakan saling terhalangnya waris mewarisi.

Selain ketiga hal di atas dalam konteks Indonesia, ketika seorang menganiaya pewaris yang ancaman hukumannya 5 tahun atau lebih maka ia tidak berhak mendapatkan warisan. Itulah beberapa penyebab seseorang dapat menjadi ahli waris.  Wallahu alam.

Baca Juga :  Gus Baha' dan Peci Putih


BincangSyariah.Com dikelola oleh jaringan penulis dan tim redaksi yang butuh dukungan untuk bisa menulis secara rutin. Jika kamu merasa kehadiran Bincangsyariah bermanfaat, dukung kami dengan cara download aplikasi Sahabat Berkah. Klik di sini untuk download aplikasinya. Semoga berkah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here