Pentingnya Belajar dan Waktu yang Tepat Untuk Mengingat Pelajaran

0
927

BincangSyariah.Com – Belajar tentu menjadi sebuah kewajiban bagi setiap orang. Dan diluar itu semua tentu juga menjadi sebuah kebutuhan. Karena hidup itu belajar dan belajar itu salah satu cara bertahan dalam hidup. Maka tidak heran jika ada sebuah himbauan atau semacam seruan “sesibuk apapun dirimu, jangan pernah berhenti untuk belajar dan berpikir”.

Kesadaran akan pentingnya menguasai ilmu pengetahuan, segala ilmu, baik sains dan ilmu digital. Karena kemajuan dan peradaban hanya mungkin diraih dengan ilmu pengetahuan. Oleh karenanya pelajar yang baik itu adalah orang yang tidak pernah merasa dirinya belajar, selalu gelisah dengan keadaan, sehingga muncul inisiatif untuk membenahinya. Dan kehausan akan ilmu pengetahuan terus meningkat dan selalu termotivasi untuk belajar.

Sa’id bin Jubair berkata yang dikutip dalam kitab Adabul ‘Alim wal Muta’allim, h. 48,

وقد قال سيد التابعين سعيد بن جبير رضي الله عنه: لايزال الرجل عالما ماتعلم فإذا ترك التعلم وظن أنه قداستغنى فهو ما أجهل مايكون

“Dan sungguh tokoh tabi’in, Sa’id bin Jubair berkata: Seseorang itu bisa disebut orang alim manakala dia masih terus belajar, ketika dia sudah berhenti dan tidak belajar lagi karena merasa cukup (dengan ilmunya) maka sesungguh dia bodoh sekali”

Sebagai pelajar baik santri, siswa, ataupun mahasiswa pasti tidak akan bisa lepas dari yang namanya sifat lupa. Secerdas apapun otak ilmuwan pasti akan pernah mengalami lupa. Karena otak manusia itu terbatas dan manusia itu sendiri tempatnya lupa.

Namun, dibalik keterbatasan itu, pelajar harus berani menerobos dinding-dinding ketakutan dan kesulitan. Jangan pernah takut salah. Bukankah salah dan lupa itu memang sudah bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan manusia?

Baca Juga :  Belajar Tauhid: Ternyata Inilah Isi Kitab Zabur

Teruslah asah otak kita dengan ketekunan dalam mengulang kembali pelajaran yang sudah kita dapatkan dari guru-guru kita. Karena dengan ketekunan dan selalu mengingat pelajaran yang kita dapatkan itu akan membawa manfaat yang besar bagi kita sendiri.

Untuk itu al-Khatib al-Baghdadi yang dikutip dalam kitab Adabul ‘Alim wal Muta’allim, h. 49 memberikan tips waktu yang tepat dan baik untuk mengingat pelajaran kepada kita semua:

قال الخطيب البغدادي: وأفضل المذاكرة مذاكرة الليل , وقد كان جماعة من السلف يبدؤون فى المذاكرة من العشاء فربما لم يقوموا حتى يسممعوا أذان الصبح

al-Khatib al-Baghdadi berkata: “Waktu paling tepat dan baik untuk mengingat pelajaran adalah waktu malam hari”. Dan sekelompok ulama’ salaf memulai mengingat pelajaran itu sesudah shalat isya’ bahkan terkadang mereka tidak beranjak dari tempatnya sampai mendengarkan adzan subuh”

Sehingga dengan demikian, kebanyakan pelajar yang sukses itu adalah orang yang tekun dalam mengulang pelajaran. Dia tidak sepenuhnya mengandalkan kecerdasan yang dia miliki. Karena kecerdasan sedikit banyak masih tergantung pada ketekunan. Orang yang cerdas yang abai dengan ketekunan suatu saat akan kalah dengan orang bodoh yang tekun. Wallahu a’lam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here