Penjelasan Penciptaan Manusia secara Biologis dalam Alquran dan Hadis

0
4715

BincangSyariah.Com –  Manusia adalah makhluk Allah yang paling sempurna bentuknya, seperti yang difirmankan dalam Alquran,

 لَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنسَانَ فِي أَحْسَنِ تَقْوِيمٍ

“Sungguh, Kami telah Menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya” (At-Tin 4)

Imam al-Baghowi dalam kitab tafsirnya Ma’alimu at-Tanzil menerangkan bahwa yang dimaksud dengan Ahsani taqwiim adalah Ahsani shuurotin yang artinya sebaik-baik bentuk dan rupa. Taqwiim yang merupakan mashdar dari qowwa-yuqowwimu-taqwiiman juga menurut penafsirannya ialah berdiri tegak.  Maksudnya Allah menciptakan manusia dengan tubuh yang berdiri tegak sedangkan hewan-hewan kebanyakan diciptakan dengan merayap. Allah juga menciptakan manusia yang makan menggunakan tangannya dan diberi keistimewaan berupa akal.

Dalam ranah biologi penciptaan manusia melalui berbagai tahap dan proses yang terjadi di dalam rahim wanita. Ternyata Al-Quran juga sudah menjelaskan tentang proses pembentukan manusia dimulai dari janin hingga menjadi bayi dengan bentuk yang lengkap. Penjelasan tersebut tertera pada surat al-Mu’minun [23]: 12-14:

وَلَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنْسَانَ مِنْ سُلَالَةٍ مِنْ طِينٍ (12) ثُمَّ جَعَلْنَاهُ نُطْفَةً فِي قَرَارٍ مَكِينٍ (13) ثُمَّ خَلَقْنَا النُّطْفَةَ عَلَقَةً فَخَلَقْنَا الْعَلَقَةَ مُضْغَةً فَخَلَقْنَا الْمُضْغَةَ عِظَامًا فَكَسَوْنَا الْعِظَامَ لَحْمًا ثُمَّ أَنْشَأْنَاهُ خَلْقًا آخَرَ فَتَبَارَكَ اللَّهُ أَحْسَنُ الْخَالِقِينَ(14)

Artinya: Dan sungguh kami telah menciptakan manusia dari saripati (yang berasal) dari tanah (12) Kemudian kami menjadikannya air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim) (13) Kemudian, air mani itu Kami jadikan sesuatu yang melekat, lalu sesuatu yang melekat itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang-belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami menjadikannya makhluk yang (berbentuk) lain. Maha Suci Allah, Pencipta yang paling baik (14)

Dikutip dari kitab tafsir Tafsir al-Quran al-‘Adzhim yang dikarang oleh Ibnu Katsir bahwa Allah menciptakan manusia pertama, yaitu Adam as. dari tanah.

Baca Juga :  Jomlo Bagian dari Zuhud, Tapi Menikah juga Ibadah

Lalu berdasarkan riwayat Imam Ahmad: “telah menceritakan kepada kami Yahya bin Said, telah menceritakan kepada kami Auf, telah menceritakan kepada kami Qasamah bin Zuhair dari Abi Musa dari Rasulullah saw. bersabda: sesungguhnya Allah menciptakan Adam dari segenggam tanah kemudian keturunannya juga diciptakan dari sebagian tanah ada yang muncul dengan warna merah, hitam, putih, dan lain sebagainya. Ada yang bentuknya jelek, bagus, dan lain sebagainya

Dalam riwayat Imam Tirmidzi bahwa mengatakan bahwa status hadis tersebut adalah hasan sahih.

Berikut tahapan pembentukan tubuh manusia :

  1. Nuthfah (air mani)

Ibnu Katsir menafsirkan kata nuthfah yang berarti air yang keluar dari tulang punggung dan tulang dada perempuan yang kemudian diletakkan di rahim perempuan.

  1. Segumpal darah

Setelah mani ditempatkan di rahim perempuan berubah menjadi ‘alaqoh. Beliau menafsirkan kata ‘alaqoh dengan segunpal darah.

  1. Segumpal daging

Setelah menjadi darah maka mengeraslah menjadi segumpal daging namun belum terbentuk.

  1. Tulang

Di sinilah mulai terbentuk anggota tubuh seperti kepala, tangan, dan kaki bersama tulang dan otot-otonya.

  1. Setelah terbentuk anggota tubuh beserta tulang-tulangnya dibungkuslah dengan daging yaitu dijadikannya lebih kuat.
  2. Peniupan ruh

Proses terakhir dalam pembentukan tubuh manusia dalam rahim adalah peniupan ruh. Setelah peniupan ruh teruslah ia tumbuh hingga organ-organ yang sudah terbentuk memiliki fungsinya dan bergerak.

Peniupan ruh terjadi pada bulan keempat berdasarkan hadis yang diriwayatkan Ibnu Abi Hatim bahwa Rasulullah saw. Bersabda: “Jika mani telah (terbentuk) sempurna (menjadi janin) selama empat bulan maka diutuslah malaikat untuk meniupkan ruh pada tubuhnya.”



BincangSyariah.Com dikelola oleh jaringan penulis dan tim redaksi yang butuh dukungan untuk bisa menulis secara rutin. Jika kamu merasa kehadiran Bincangsyariah bermanfaat, dukung kami dengan cara download aplikasi Sahabat Berkah. Klik di sini untuk download aplikasinya. Semoga berkah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here