Benarkah Niat Wajib Diakhiri Lillahi Ta’ala?

1
937

BincangSyariah.Com – Apakah niat ibadah tertentu seperti shalat dan wudhu wajib diakhiri dengan kalimat lillahi ta’ala? Ketika kita melaksanakan ibadah yang membutuhkan niat seperti shalat dan wudhu, umumnya kita mengakhiri niat tersebut dengan kalimat ‘lillahi ta’ala’, baik di lisan maupun dalam hati. Ini untuk ikrar bahwa ibadah yang kita lakukan hanya karena Allah, bukan karena yang lain. (Niat Qadha Shalat Lengkap Terjemah dan Latin)

Adapun mengenai hukum menyandarkan ibadah kepada Allah dengan mengucapkan kalimat lillahi ta’ala dalam niat, maka para ulama berbeda pendapat. Menurut kebanyakan ulama, menyandarkan ibadah kepada Allah dengan mengucapkan kalimat ‘lillahi ta’ala’ dalam niat hukumnya adalah sunnah, bukan wajib. Oleh karena itu, jika kita tidak mengucapkan lillahi ta’ala di akhir niat, maka niat kita tetap dinilai sah.

Hal ini sebagaimana disebutkan oleh Imam Nawawi dalam kitab Al-Majmu berikut;

هل يشترط الاضافة الى الله تعالى في نية الوضؤ وسائر العبادات فيه وجهان حكاهما امام الحرمين والغزالي ومن تابعهما اصحهما لا يشترط لان عبادة المسلم لا تكون الا لله تعالى

Apakah disyaratkan menyandarkan kepada Allah dalam niat wudhu dan niat ibadah-ibadah yang lain? Dalama masalah ini ada dua pendapat, sebagaimana dikatakan oleh Imam Haramain dan Imam Al-Ghazali serta pengikut-pengikunya. Yang paling shahih dari dua pendapat tersebut adalah tidak disyaratkan menyandarkan kepada Allah karena ibadah seorang muslim tiada lain dilakukan hanya karena Allah.

Sementara sebagian ulama mengatakan bahwa menyandarkan ibadah kepada Allah dengan mengucapkan lillahi ta’ala dalam niat adalah wajib. Hal ini bertujuan agar ada pengikraran bahwa ibadah yang dilakukan benar-benar ikhlas karena Allah, bukan karena tujuan yang lain. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam kitab I’anatut Thalibin berikut;

Baca Juga :  Tidur dalam Keadaan Berwudhu, Apa Faidahnya?

وجعله في المغني تعليلا لوجوب الاضافة وعبارته وقيل تجب ليحقق معنى الاخلاص

Kesunnahan menyandarkan ibadah kepada Allah dijadikan alasan oleh Ibnu Qudamah dalam kitab Al-Mughni mengenai kewajiban menyandarkan ibadah kepada Allah (dalam niat). Pernyataannya sebagai berikut; ‘Wajib menyandarkan ibadah kepada Allah agar benar-benar menyatakan keikhlasan kepada Allah.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here