Nasihat Nabi kepada Asma Agar Tetap Silaturahim kepada Ibunya yang Non Muslim

2
1427

BincangSyariah.Com – Memiliki orang tua yang berbeda agama dengan yang dipeluk sang anak tidak jarang kita temui di tengah masyarakat. Hal ini pun menjadi lumrah di masa Nabi saw. Di antaranya adalah yang terjadi pada diri Asma’ binti Abu Bakar.

Ibu Asma’ alias mantan istri Abu Bakar As-Shiddiq belum memeluk agama Islam atau seorang non muslim. Sebagai seorang ibu yang sayang dengan anaknya, suatu hari ia mengunjungi Asma’, Asma’ pun bimbang dengan keadaan ini, apakah boleh ia masih menjalin hubungan dengan ibunya yang belum memeluk agama Islam?. Akhirnya ia pun meminta nasihat kepada Nabi saw. yang tergambar dalam riwayatnya di dalam shahih Al-Bukhari sebagai berikut.

عَنْ أَسْمَاء بِنْتِ أَبِي بَكْرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَتْ أَتَتْنِي أُمِّي رَاغِبَةً فِي عَهْدِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَسَأَلْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ آصِلُهَا قَالَ نَعَمْ قَالَ ابْنُ عُيَيْنَةَ فَأَنْزَلَ اللَّهُ تَعَالَى فِيهَا { لَا يَنْهَاكُمْ اللَّهُ عَنْ الَّذِينَ لَمْ يُقَاتِلُوكُمْ فِي الدِّينِ } (رواه البخاري)

Dari Asma’ bint Abi Bakar r.a., ia berkata, “Ibuku mengunjungiku, ia ingin menyambung silatirahim dengan ku di zaman Nabi saw., lalu aku bertanya kepada Nabi saw. “Apakah aku (tetap) menyambung tali silaturahim dengannya?” “Iya”, jawab Nabi saw. Ibnu Uyainah berkata, lalu turunlah firman Allah swt tentang hal ini “Allah tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama.(Q.S. Al-Mumtahanah: 8)” (HR. Al-Bukhari)

Hadis tersebut diberi judul oleh imam Al-Bukhari dengan judul babu shilatil walidil musyrik (bab menyambung tali silaturrahim dengan orang tua yang non muslim). Menurut Imam Badrud din Al-Aini di dalam kitab Umdatul Qari syarah dari Shahih Al-Bukhari mengatakan bahwa bab ini menunjukkan disyariatkannya bagi umat muslim untuk tetap menyambung silaturahim kepada orang tuanya yang masih non muslim.

Bahkan imam Ibnu Battal menghukumi wajib. Hal ini disebabkan Allah swt. telah berfirman

وَصَاحِبْهُمَا فِى ٱلدُّنْيَا مَعْرُوفًا

an pergaulilah keduanya di dunia dengan baik, (Q.S. Luqman: 15). Berdasarkan ayat ini, Allah swt. memerintahkan untuk berbuat baik kepada kedua orang tua meskipun mereka tidak beragama Islam.

Demikianlah nasihat Nabi saw. kepada Asma’ agar tetap menyambung silaturahim kepada ibunya yang non muslim. Hal inilah yang menjadikan turunnya ayat 8 surah Al-Mumtahanah. Ayat yang menjelaskan bahwa umat Muslim harus berbuat baik kepada semua orang yang tidak memeranginya karena agama. Wa Allahu A’lam bis Shawab.

100%

2 KOMENTAR

  1. Bismillah…
    Assalamualaikum…
    Terima kasih Ibu Annisa, atas pencerahan ilmu pengetahuan Islam yang begitu sangat luar biasa dan menambah khazanah pengetahuan nuansa kandungan pengetahuan saya tentang ensiklopedia Islam.
    Terima kasih…
    Assalamualaikum…

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here