Nasehat Nabi agar Sabar Menghadapi Musibah

0
306

BincangSyariah.Com – Anas bin Malik ra bercerita, suatu hari ketika sedang berjalan, Rasulullah Saw. bertemu dengan seorang perempuan yang sedang menangis di kuburan. Beliau Saw. bersabda, “Bertakwalah kepada Allah Swt. dan bersabarlah!”

Akan tetapi, perempuan itu berkata, “Enyahlah dariku! Kamu tidak merasakan musibah yang sedang menimpaku sehingga tidak mengetahui perasaanku.” Kemudian, ia diberi tahu bahwa orang yang tadi berbicara kepadanya adalah Rasulullah Saw.

Seketika itu, perempuan tersebut bergegas pergi ke rumah Rasulullah Saw. Ia mendapati beliau tanpa pengawal. Ia berkata, “Tadi aku tidak mengenalimu.” Beliau bersabda, “Sesungguhnya, kesabaran yang sempurna adalah pada saat tertimpa musibah.” (HR Al-Bukhari dan Muslim)

Menurut Imam Nawawi dalam Shahih Muslim, hadis ini menegaskan beberapa hal sebagai berikut.

Pertama, kesabaran dan ketabahan ketika ditimpa bencana akan mendorong seseorang meraih surga. Sebaliknya, ketidaksabaran merupakan sikap yang bertentangan dengan ketakwaan.

Kedua, kesabaran yang hakiki adalah menerima dengan lapang dada musibah yang menimpa sejak awal, bukan setelah musibah itu berlalu. Sebab, musibah yang berlalu segera terlupakan bersama berlalunya waktu.

Ketiga, hadis di atas membolehkan menangis ketika ditimpa musibah, tetapi tanpa disertai ratapan. Menangis kala ditimpa musibah akan mendatangkan simpati dan kasih sayang orang lain. Namun, perlu diingat bahwa kasih sayang Allah akan diberikan kepada orang yang memiliki kasih sayang kepada makhluk-Nya.

Keempat, hadis di atas menganjurkan agar kaum Muslim mau menghibur dan meringankan beban orang yang sedang tertimpa musibah.

Kelima, hadis di atas membolehkan perempuan berziarah kubur. Sebab, jika hal itu tidak dibolehkan, tentu Rasulullah Saw. akan melarang perempuan itu berziarah kubur.

Keenam, hadis di atas menegaskan tentang sikap rendah hati dan keramahan Rasulullah Saw. kepada orang awam. Ketika perempuan itu tidak mengindahkan kata-kata Rasulullah karena tidak mengetahuinya, beliau tidak marah dan bersikap ramah.



BincangSyariah.Com dikelola oleh jaringan penulis dan tim redaksi yang butuh dukungan untuk bisa menulis secara rutin. Jika kamu merasa kehadiran Bincangsyariah bermanfaat, dukung kami dengan cara download aplikasi Sahabat Berkah. Klik di sini untuk download aplikasinya. Semoga berkah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here