Nabi Saw. Sosok Suami Teladan Tanpa KDRT

0
427

BincangSyariah.Com – Miris memang jika mendengar atau membaca berita tentang kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Padahal kekerasan itu sangatlah tidak solutif dalam memecahkan masalah yang ada. Oleh karena itu, bagi para suami hendaknya meniru Nabi saw. Sebagai sosok suami yang memberikan teladan tanpa kekerasan dalam membina rumah tangga.

Hal tersebut telah disaksikan sendiri oleh Aisyah r.a. sebagai istri beliau sebagaimana berikut.

عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ مَا ضَرَبَ رَسُوْلُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ شَيْئًا قَطُّ بِيَدِهِ وَلاَ امْرَأَةً وَلاَ خَادِمًا إِلاَّ أَنْ يُجَاهِدَ فِى سَبِيلِ اللَّهِ وَمَا نِيْلَ مِنْهُ شَىْءٌ قَطُّ فَيَنْتَقِمَ مِنْ صَاحِبِهِ إِلاَّ أَنْ يُنْتَهَكَ شَىْءٌ مِنْ مَحَارِمِ اللَّهِ فَيَنْتَقِمَ لِلَّهِ عَزَّ وَجَلَّ.

Dari Aisyah r.a., berkata: “Bahwa Rasulullah saw. tidak pernah memukul siapapun dengan tangannya. Tidak pada perempuan (istri), tidak juga pada pembantu, kecuali dalam perang di jalan Allah. Nabi saw. juga ketika diperlakukan sahabatnya secara buruk, tidak pernah membalas. Kecuali kalau ada pelanggaran atas kehormatan Allah. Maka, ia akan membalas atas nama Allah azza wa jalla.” (H.R. Muslim).

Berdasarkan hadis tersebut, menunjukkan bahwa Nabi saw. dapat dijadikan contoh suami teladan dalam kehidupan berumah tangga yang menjauhi pemukulan perempuan atau istri. Suatu hal yang pada zaman Nabi saw. di kalangan masyarakat Arab dan bahkan seluruh peradaban dunia, justru amat lumrah dilakukan suami terhadap istri mereka.

Nabi saw. sebagai suami teladan, panutan, dan guru terbaik memilih untuk tidak mengikuti kebiasaan para lelaki pada saat itu. Nabi saw. memilih menjadi suami yang pengasih, penyayang, dan penyabar. Beliau memilih untuk tidak pernah memukul istrinya dalam keadaan apapun. Ini adalah pilihan yang seharusnya menjadi panutan bagi seluruh umat Muslim dalam membina rumah tangga. Yakni tidak melakukan KDRT, kekerasan dalam rumah tangga.

Baca Juga :  Hukum Donor Darah saat Puasa

Demikianlah sosok Nabi saw. suami teladan tanpa KDRT. Meskipun di dalam agama membolehkan suami memukul istrinya dalam rangka pendisplinan tata krama. Tapi itu adalah solusi terakhir setelah diperingatkan oleh suami. Dan pembolehannya pun dengan syarat-syarat tertentu, tidak dengan pukulan yang keras dan tidak di area wajah. Namun, Nabi saw. memilih untuk tidak pernah memukul istrinya dalam keadaan apapun. Wa Allahu a’lam bis shawab.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.