Minum Obat Kuat Sebelum Tidur, Agar Mimpi Basah Tahan Lama, Bolehkah?

0
12

BincangSyariah.Com- Berikut penjelasan tentang bagaimana hukum minum obat kuat sebelum tidur, agar mimpi basah tahan lama?

Salah satu tanda-tanda umur sudah mencapai masa baligh adalah mimpi basah (ihtilam). Dalam Islam, seorang muslim yang sudah berakal balig disebut juga dengan mukalaf (dewasa). Orang yang akal baligh dikenakan hukum Islam, dan ia bertanggungjawab menjalankan pelbagai perintah Allah, sekaligus menjauhi pelbagai larangan-Nya.

Ada pun pengertian mimpi basah yaitu ketika seorang bermimpi sedang bersetubuh dengan perempuan yang ia belum halal baginya. Atau bisa juga ia bermimpi bersetubuh dengan istrinya sendiri. Atau, seorang tidur, kemudian ketika bangun dalam keadaan sudah basah dan dipenuhi mani atau sperma.

Bagi anak remaja, mimpi basah adalah suatu hal yang wajar. Toh, mimpi basah mengidentifikasi bahwa organ reproduksinya berfungsi secara normal. Pun lelaki dewasa juga terkadang mengalami mimpi basah. Baik itu lelaki yang belum menikah. Ataupun pria yang sudah beristri. Mimpi basah jamak dialami lelaki; remaja, pemuda, dan dewasa.

Menurut hukum Islam, orang yang berhubungan badan dalam mimpi, kemudian menyebabkan ia keluar sperma, maka tak ada hukumnya. Ia tak dikenakan dosa. Dan juga diberikan pahala. Pasalnya ketika itu ia tidak dalam keadaan berakal dan tidak pula dalam keadaan mukalaf.

Hal ini sesuai dengan hadis Nabi Muhammad SAW;

رُفِعَ الْقَلَمُ عَنْ ثَلاَثَةٍ عَنِ النَّائِمِ حَتَّى يَسْتَيْقِظَ وَعَنِ الصَّبِىِّ حَتَّى يَحْتَلِمَ وَعَنِ الْمَجْنُونِ حَتَّى يَعْقِلَ

Artinya: Pena diangkat (dibebaskan) dari tiga golongan:pertama,  orang yang tidur sampai dia bangun,kedua dari seorang anak kecil sampai mimpi basah (baligh) dan ketiga, dari orang yang gila sampai ia kembali berakal. (HR. Abu Daud dan Nasai).

Hukum Minum Obat Kuat

Dalam Islam bolehkah minum obat kuat untuk bersetubuh? Menurut Syekh Abdul Hamid al Syarwani dalam Kitab Hawasyi Syarwani Tuhfatul Muhtaj bi Syarhi al Minhaj, bahwa sunat hukumnya menggunakan obat kuat ketika bersetubuh dengan istri.

Namun dengan cacatan, penggunaan obat kuat itu harus sesuai dengan peraturan dokter. Tak dibenarkan obat yang belum ada izin edarnya. Pasalnya, bila tak berdasarkan resep dokter, akan dikhawatirkan menimbulkan efek negatif.

Selain itu, tujuan dari penggunaan obat kuat tersebut agar menimbulkan keharmonisan dalam rumah tangga suami dan istri. Lebih lagi, dengan obat kuat itu bertujuan mempermudah mendapatkan keturunan. Inilah tujuan yang dibenarkan dalam mengkomsumsi obat kuat.

Syekh Syarwani dalam kitab Hasiyah Syarwani, jilid VII  halaman 217 mengatakan;

و يندب التقوي له بادوية مباحة مع رعاية القوانين الطبية و مع قصد صالح كعفة او نسل لانه وسيلة لمحبوب فليكن محبوبا و كثيرون يخطئون ذلك فيتولد منه امور ضارة جدا.

Artinya; Hukumnya sunah memakai obat kuat yang dibolehkan (ada izin edar) beserta memperhatikan pelbagai aturan medis (baca; dokter) dan juga pemakaian obat kuat tersebut dengan tujuan baik, seperti menjaga keharmonisan rumah tangga atau tujuan untuk memperoleh keturunan. Pasalnya, meminum obat kuat itu merupakan alternatif untuk dicintai, maka seyogianya suami mencintai istrinya. Akan tetapi banyak manusia yang salah dalam pemakaiannya dan itu menimbulkan bahaya yang sangat besar.

Dalam kitab Fathul Bari terdapat hadis riwayat Imam Bukhari dan Muslim yang menjelaskan terkait tumbuhan yang bisa menaikkan libido syahwat seseorang. Berikut sabda Nabi Muhammad;

عَلَيْكُمْ بِهَذَا الْعُودِ الْهِنْدِيِّ فَإِنَّ فِيهِ سَبْعَةَ أَشْفِيَةٍ يستعط به من العذرة ويلد به من ذات الجنب

Artinya: Gunakanlah kayu India, karena padanya terdapat tujuh ragam penyembuhan, dapat menyembuhkan penyakit kerongkongan dan  mampu menyembuhkan penyakit radang selaput dada. (HR. Bukhari/5260 dan Muslim/4103).

Menurut Ibn Hajar kayu India merupakan tanaman obat yang sangat berkhasiat. Pasalnya, lebih dari tujuh penyakit dapat disembuhkannya. Salah satu khasiat tanaman kayu India ialah bisa menjadi “obat kuat”. Kayu India ini mampu menaikkan syahwat ketika bersetubuh dengan istri.

Ibn Hajar dalam kitab Fathul Bari ,menyebutkan manfaat kayu India;

وقد ذكر الأطباء من منافع القسط أنه يدر الطمث والبول ويقتل ديدان الأمعاء ويدفع السم وحمى الربع والورد ويسخن المعدة ويحرك شهوة الجماع ويذهب الكلف طلاء

Artinya: Sesungguhnya para dokter telah menyebutkan di antara manfaat  kayu India adalah yang mempelancar menstruasi dan kencing, membunuh cacing, mengangkat racun, dan menyembuhkan penyakit demam panas, menghangatkan perut, membangkitkan gairah untuk berhubungan seksual dan menghilangkan penyakit melasma.

Pada sisi lain, menurut Ibn Muflih haram hukumnya menggunakan obat yang menimbulkan bahaya bagi si pengguna.Dalam kitab al Adab al Syar’iyah wa al Man’u al Mari’yah, Jilid II, ia mengatakan bahwa bila obat yang kita gunakan mengandung najis, obat yang dilarang peredarannya, atau obat yang bisa menimbulkan bahaya maka hukumnya haram menggunakannya.

Ibn Muflih dalam kitab al Adab al Syar’iyah wa al Man’u al Mari’yah, Jilid II, halaman 463 berkata;

وَتَحْرُمُ الْمُدَاوَاةُ وَالْكُحْلُ بِكُلِّ نَجِسٍ وَطَاهِرٍ مُحَرَّمٍ أَوْ مُضِرٍّ وَنَحْوِهِ وَبِسَمَاعِ الْغِنَاءِ وَالْمَلَاهِي وَنَحْوِ ذَلِكَ

Artinya:  Dan haram hukumnya menggunakan pengobatan dan terapi dengan menggunakan najis, atau suci tetapi dilarang menggunakannya atau  pengobatan yang menimbulkan bahaya/mudharat serta yang lainnya.

Ada pun minum obat kuat guna untuk berzina, tentu itu merupakan perbuatan yang haram. Pasalnya, tak sedikit orang yang mengkomsumsi obat kuat guna meningkatkan stamina ketika berhubungan badan dengan kekasihnya yang belum halal.

Allah berfirman dalam Al-Qur’an ;

وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا ۖ إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا

Artinya; Jangan dekati kamu zina, sesungguhnya itu adalah adalah perbuatan yang tercela, dan suatu jalan yang buruk.

Pun ketika minum obat kuat ketika hendak tidur, apabila bisa mengakibatkan celaka, maka hukumnya haram.Tak tertutup kemungkinan, bila ia meminum obat kuat itu, ia akan mengalami over dosis misalnya. Atau, seorang anak muda yang belum memiliki istri, setelah minum obat kuat, bergairah nafsunya, dan itu membawanya kepada zina.

Dalam hadis Arbain dijelaskan;

عنْ أَبِيْ سَعِيْدٍ سَعْدِ بنِ مَالِكٍ بْنِ سِنَانٍ الخُدْرِيِّ رضي الله عنه أَنَّ رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ: (لاَ ضَرَرَ وَلاَ ضِرَارَ) حَدِيْثٌ حَسَنٌ رَوَاهُ ابْنُ مَاجَه، وَالدَّارَقُطْنِيّ وَغَيْرُهُمَا مُسْنَدًا

Artinya; Dari Abu Said Sa’ad bin Malik bin Sinan Al Khudry radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: ”Tidak boleh melakukan sesuatu yang berbahaya dan menimbulkan bahaya bagi orang lain.”

(Hadits hasan diriwayatkan oleh Ibnu Majah dan juga Ad Daruquthni dan lainnya dengan sanad bersambung).

Ada juga hadis Nabi;

عَنْ أَبِى ذَرٍّ الغِفَارِي رَضِيَ اللهُ عَنْهُ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِيْمَا يَرْوِيْهِ عَنْ رَبِّهِ عَزَّ وَجَلَّ أَنَّهُ قَالَ: يَا عِبَادِى إِنِّى حَرَّمْتُ الظُّلْمَ عَلَى نَفْسِى وَجَعَلْتُهُ بَيْنَكُمْ مُحَرَّمًا فَلاَ تَظَالَمُوا

Artinya; dari Abi Zar al Ghiffari semoga Allah senantiasa meridhainya, dari Nabi Muhammad SAW, baginda Nabi meriwayatkan dari Allah ‘azza wa Jalla, sesungguhnya Allah telah berfirman: “Wahai hamba-Ku, sesungguhnya Aku mengharamkan kezaliman atas diri-Ku dan Aku menjadikan kezaliman itu haram di antara kalian, maka janganlah kalian saling menzalimi.

Demikian penjelasan bolehkah minum obat kuat sebelum tidur, agar mimpi basah tahan lama?

Celengan-Pemuda-Tersesat
Celengan-Pemuda-Tersesat

(Baca:Bagaimana Hukum Menikah dengan Anime?)

100%

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here