Minta Kain Kepada Orang Shaleh untuk Dijadikan Kafan, Apakah Boleh?

0
5

BincangSyariah.Com – Di sebagian daerah, terdapat sebagian masyarakat yang sengaja meminta pakaian atau surban seorang kiai dan orang shaleh dengan niat untuk dijadikan kain kafannya ketika kelak dia meninggal. Dalam Islam, bagaimana hukum minta pakaian atau surban kepada kiai dan orang shaleh untuk dijadikan kafan, apakah boleh?

Menurut kebanyakan para ulama, mempersiapkan kain kafan untuk diri sendiri, apalagi kain kafan yang dipersiapkan tersebut bekas pakaian orang-orang shaleh, hukumnya adalah boleh. Tidak masalah bagi seseorang bertabarruk dengan pakaian seorang kiai dan orang-orang shaleh untuk dijadikan kain kafannya.

ﻭﻗﺎﻝ ﺑﻌﺾ اﻟﺸﺎﻓﻌﻴﺔ ﻳﻨﺒﻐﻲ ﻟﻤﻦ اﺳﺘﻌﺪ ﺷﻴﺌﺎ ﻣﻦ ﺫﻟﻚ ﺃﻥ ﻳﺠﺘﻬﺪ ﻓﻲ ﺗﺤﺼﻴﻠﻪ ﻣﻦ ﺟﻬﺔ ﻳﺜﻖ ﺑﺤﻠﻬﺎ ﺃﻭ ﻣﻦ ﺃﺛﺮ ﻣﻦ ﻳﻌﺘﻘﺪ ﻓﻴﻪ اﻟﺼﻼﺡ ﻭاﻟﺒﺮﻛﻪ

Sebagian ulama Syafiiyah berkata; Sebaiknya ketika seseorang menyiapkan kain kafan, hendaknya dia berusaha mendapatkan kain kafan tersebut dengan cara yang diyakini kehalalannya atau dari bekas seseorang yang dipercaya kebaikan dan keberkahannya.

Dalam kitab Hasyiah Al-Syarwani ‘ala Al-Tuhfah, juga disebutkan sebagai berikut;

وقال شيخنا ويكره اتخاذ الكفن إلا من حل أو من أثر صالح بخلاف القبر فإنه يسن اتخاذه

Guru kami berkata; Makruh mempersiapkan kain kafan kecuali berasal dari yang halal dan dari bekas orang shaleh. Ini berbeda dengan mempersiapkan kuburan, maka disunnahkan untuk mempersiapkannya.

Adapun dalil yang dijadikan dasar kebolehan minta pakaian bekas orang shaleh untuk dijadikan kain kafan adalah hadis riwayat Imam Bukhari dari Sahl bin Sa’d, dia berkisah;

أن امرأة جاءت النبي صلى الله عليه وسلم ببردة منسوجة فيها حاشيتها، أتدرون ما البردة؟ قالوا: الشملة؟ قال: نعم، قالت: نسجتها بيدي فجئت لأكسوكها، فأخذها النبي صلى الله عليه وسلم محتاجاً إليها، فخرج إلينا وإنها إزاره، فحسنها فلان، فقال: اكسنيها ما أحسنها، قال القوم: ما أحسنت! لبسها النبي صلى الله عليه وسلم محتاجاً إليها ثم سألته وعلمت أنه لا يرد، قال: إني والله ما سألته لألبسها، إنما سألته لتكون كفني، قال سهل: فكانت كفنه

Baca Juga :  Bolehkah Bercerita Kisah Orang Saleh Saat Sedang Makan?

Artinya:

Ada seorang wanita datang kepada Nabi Saw dengan membawa selembar kain. Kemudian dia berkata; Kain ini saya pintal sendiri, dan saya ingin agar anda memakainya. Lalu Rasulullah Saw menerimanya karena butuh. Beliau memakai kain itu sebagai sarung.

Lalu ada seorang sahabat meminta; Ya Rasulullah, bolehkah kain itu saya pakai? Rasulullah Saw berkata; Pakailah pakaian yang paling bagus ini. Kemudian ada seseorang yang berkomentar; Kamu ini bagaimana, Nabi Saw memakai kain itu karena butuh lantas kamu memintanya dari beliau.

Padahal kamu sudah tahu bahwa beliau tidak pernah menolak ketika ada orang yang meminta. Sahabat ini menjawab; Demi Allah, aku tidak meminta beliau, selain agar kain ini akan kujadikan kafanku ketika aku mati. Sahl berkata; Dan kain itupun menjadi kain kafannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here