Benarkah Menyembelih Hewan Kurban di Halaman Masjid Lebih Utama?

0
961

BincangSyariah.Com – Ketika musim kurban, banyak hewan kurban yang dikekang di halaman masjid. Bahkan banyak juga hewan kurban yang disembelih di halaman masjid. Ini disebabkan karena didasarkan pada sebuah ketentuan bahwa menyembelih hewan kurban lebih utama dilakukan di halaman masjid atau halaman mushalla. Benarkah demikian? (Baca: Hukum Menyembelih Hewan Hingga Kepalanya Putus)

Pada dasarnya, menyembelih hewan kurban boleh dilakukan di tempat mana saja, di halaman rumah, di lapangan terbuka, di halaman masjid atau halaman mushalla. Selama tempat tersebut memungkinkan untuk menyembelih hewan kurban, maka boleh dijadikan tempat menyembelih. (Baca: Tata Cara dan Adab Menyembelih Hewan)

Namun demikian, menurut para ulama, menyembelih hewan kurban lebih utama dan lebih baik dilakukan di tempat dilakukannya shalat Idul Adha, baik berupa masjid, mushalla atau lapangan terbuka. Karena itu, jika shalat Idul Adha dilakukan di masjid, maka lebih utama menyembelih hewan kurban di halaman masjid tersebut. (Baca: Menyaksikan Penyembelihan Hewan Kurban Via Online, Apakah Dapat Pahala?)

Hal ini karena Nabi Saw menyembelih hewan kurban di tempat dilakukannya shalat Idul Adha. Ini sebagaimana disebutkan dalam hadis yang bersumber dari Abdullah Ibnu Umar, dia berkata;

كان رسول الله صلى الله عليه وسلم يذبح وينحر بالمصلى

Rasulullah Saw menyembelih hewan kurban di mushalla (tempat dilaksanakannya shalat Idul Adha).

Berdasarkan hadis ini, ulama Malikiyah menganjurkan agar penyembelihan hewan kurban dilakukan di tempat dilaksanakannya shalat Idul Adha. Ini sebagaimana disebutkan oleh Syaikh Wahbah Al-Zuhaili dalam kitab Al-Fiqhul Islami wa Adillatuhu berikut;

ويكره للامام عدم ابراز الضحية للمصلى ولغيره يندب لان النبي كان صلى الله عليه وسلم يذبح وينحر بالمصلى وهو مكان صلاة العيد

Baca Juga :  Hukum Membeli dan Menjual Monyet

Dimakruhkan bagi imam tidak menampakkan hewan kurban di ‘mushalla’, dan bagi selain imam dianjurkan menampakkan hewan kurban di ‘mushalla’. Hal ini karena Nabi Saw menyembelih hewan kurban di mushalla, yaitu tempat dilaksanakannya shalat Id.

Dalam kitab Mir’atul Mafatih juga disebutkan sebagai berikut;

فيه استحباب ان يكون الذبح والنحر بالمصلى والحكمة في ذلك ان يكون بمرأى من الفقراء فيصيبون من لحم الاضحية

Dalam hadis tersebut terdapat anjuran melakukan penyembelihan hewan kurban di ‘mushalla’. Hikmahnya adalah agar bisa dilihat oleh orang-orang fakir sehingga mereka mendapatkan bagian daging kurban.

Dengan demikian, dapat diketahui bahwa menyembelih hewan kurban di tempat dilaksanakannya shalat Idul Adha, baik halaman masjid atau mushalla, atau lapangan terbuka, lebih utama dibanding tempat lainnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here