Cara Menuntun Orang Menghadapi Sakaratul Maut Sesuai Sunah

4
6338

BincangSyariah.Com-Detik-detik akhir kehidupan atau lebih akrab dikenal dengan sakaratul maut merupakan satu hal yang pasti dialamai oleh setiap insan. Keluarga bahkan tetangga seringkali gugup bahkan bingung menghadapi keadaan tersebut. Lantas bagaimana cara menuntut orang menghadapi sakaratul maut?

Agama telah memberikan aturan disetiap keadaan, Tuntunan dalam menghadapi al-Muhtadlir, an-Nawawi  dalam karyanya Minhajut Thalibin, memaparkan tentang tatacara mengahdapinya sebagai berikut :

Pertama, menidurkan miring ke arah kanan dan dihadapkan kearah kiblat. Jika kesulitan, maka lentangkan  dengan posisi wajah dan telapak kaki menghadap kiblat.

Kedua, dituntun pelan-pelan mengucapkan kalimat syahadat.

Ketiga, dibacakan surat yasin. (Selain Yasin, Surah al-Ra’du Dapat Permudah Sakaratul Maut)

Keempat, memberi motivasi agar berbaik sangka pada Allah.

Perpisahan antara jasad dan nyawa memberikan rasa sakit luar biasa sehingga menimbulkan rasa haus, keadaan ini dimanfaatkan oleh Setan untuk mendatanginya serta membawakan air dan menawarkanya kepada al-Muhtadir dengan persyarat  mau mengakui bahwa “Setan adalah tuhan”

Menghilangkan rasa haus yang diderita al-Muhtadlir merupakan kesunahan bahkan kewajiban bila ada tanda bahwa dirinya membutuhkan untuk menghilangkan rasa dahaga yang di alaminya, dengan cara memberikan segelas air putih. Sebagaiamana fatwa Habib Abdurahman dalam Bughyah al-Mustarsyidin:

 وَيُجْرَعُ الْمَاءُ نَدْباً بَلْ وُجُوْباً إِنْ ظَهَرَتْ أَمَارَاتٌ تَدُلُّ عَلَى اِحْتِيَاجِهِ

“Sunah bahkan wajib memberikan minum  apabila ada tanda-tanda orang yang sedang sakaratul maut membutuhkanya”.

Wallahu A’lam.

Baca Juga :  Menurut Hadis, Ada Dai yang Tidak Selamat, Apa Penjelasannya?

4 KOMENTAR

  1. […] BincangSyariah.Com – Al-Qur’an memiliki 30 juz dan 114 surah. Salah satu surah yang hidup dan berkembang dalam kehidupan masyarakat Muslim Nusantara adalah Yasin. Dalam hal ini, banyak masyarakat Muslim Nusantara menjadikan surah Yasin sebagai salah satu bacaan tahlilan untuk mendoakan ahli kubur (baik baru meninggal maupun sudah lama). Di sisi lain, mereka biasa membaca surah Yasin, baik untuk keperluan (hajat) tertentu maupun mendoakan Muslim yang sedang sakratulmaut agar rohnya dimudahkan keluar dari tubuhnya. (Baca: Cara Menuntun Orang Menghadapi Sakaratul Maut Sesuai Sunah) […]

  2. […] BincangSyariah.Com – Al-Qur’an memiliki 30 juz dan 114 surah. Salah satu surah yang hidup dan berkembang dalam kehidupan masyarakat Muslim Nusantara adalah Yasin. Dalam hal ini, banyak masyarakat Muslim Nusantara menjadikan surah Yasin sebagai salah satu bacaan tahlilan untuk mendoakan ahli kubur (baik baru meninggal maupun sudah lama). Di sisi lain, mereka biasa membaca surah Yasin, baik untuk keperluan (hajat) tertentu maupun mendoakan Muslim yang sedang sakratulmaut agar rohnya dimudahkan keluar dari tubuhnya. (Baca: Cara Menuntun Orang Menghadapi Sakaratul Maut Sesuai Sunah) […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here