Menu Berbuka Puasa Nabi

0
156

BincangSyariah.Com – Dalam sebuah hadis hasan riwayat Imam al-Tirmidzi disebutkan bahwa Nabi berbuka dengan beberapa butir kurma dan beberapa teguk air putih (Zamzam). Namun apakah anjuran tersebut bersifat mutlak dan mengikat, dalam artian orang yang berbuka dengan selainnya tidak dianggap mengikuti sunah beliau?

Jawabannya adalah tidak. Imam al-Mubarakfuri dalam penjelasannya terhadap hadis tersebut menyatakan bahwa alasan Nabi berbuka dengan kurma dan air putih itu adalah karena kurma mempunyai rasa manis dan berbuka dengan makanan yang manis dapat menguatkan penglihatan (mata) yang barangkali sudah mulai redup karena seharian berpuasa.

Sehingga, berbuka dengan makanan manis apapun sesuai dengan tradisi di daerah masing-masing seperti di Minangkabau misalnya dengan kolak pisang, lapek bugih (kue bugis), bubur kampiun, dan sejenisnya, adalah boleh-boleh saja. Hadis di atas pada dasarnya tergolong sebagai sunah yang tidak mesti diikuti oleh semua umat, karena menu makanan sangat identik dengan rasa dan tradisi masing-masing daerah. Allahu A’lam

Baca Juga :  Etika Setelah Berbuka Puasa Menurut Imam Ghazali


BincangSyariah.Com dikelola oleh jaringan penulis dan tim redaksi yang butuh dukungan untuk bisa menulis secara rutin. Jika kamu merasa kehadiran Bincangsyariah bermanfaat, dukung kami dengan cara download aplikasi Sahabat Berkah. Klik di sini untuk download aplikasinya. Semoga berkah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here