Hukum Menolong Anjing Terluka dalam Islam

0
172

BincangSyariah.Com – Dalam Islam, kita dianjurkan untuk berbuat kepada semua makhluk Allah, termasuk kepada hewan. Jika hewan kelaparan, maka kita harus memberinya makan. Jika terluka dan membutuhkan pertolongan, maka kita harus menolongnya. Namun bagaimana jika hewan yang terluka dan membutuhkan pertolongan adalah anjing, apakah kita dianjurkan untuk menolong anjing?

Berbuat baik kepada hewan merupakan kewajiban yang diperintahkan Allah. Kita dilarang untuk menyakiti hewan tanpa ada alasan yang dibenarkan. Sebaliknya, kita diwajibkan untuk senantiasa berbuat baik kepada semua hewan dengan memberinya makan dan minum, terutama jika hewan itu dipelihara. (Baca: Doa Memasuki Rumah yang Terdapat Anjing)

Ini sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Imam Muslim dari Syadad bin Aus, dia berkata;

ثِنْتَانِ حَفِظْتُهُمَا عَنْ رَسُوْلِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ. قَالَ: إنّ اللَّهَ كَتَبَ الإِحْسَانَ عَلَىَ كُلِّ شَيْءٍ. فَإذَا قَتَلْتُمْ فَأَحْسِنُوا الْقِتْلَةَ وَإِذَا ذَبَحْتُمْ فَأَحْسِنُوا الذَّبْحَ. وَلْيُحِدّ أَحَدُكُمْ شَفْرَتَهُ. فَلْيُرِحْ ذَبِيحَتَهُ

Dua hal yang telah aku hafal dari Saw, beliau bersabda; Sesungguhnya Allah  telah mewajibkan agar berbuat ihsan (baik) terhadap segala sesuatu. Bila kamu membunuh, maka bunuhlah secara baik dan bila kamu menyembelih, maka sembelihlah secara baik dan hendaklah salah seorang di antara kamu menajamkan mata pisaunya, lantas menenangkan binatang sembelihannya.

Anjuran berbuat baik kepada hewan ini tidak terkecuali juga berlaku kepada anjing. Meski dalam kitab-kitab fiqih anjing dikategorikan sebagai najis mughalladzah atau najis berat, namun kita tidak boleh menyakitinya.

Sebaliknya, kita dianjurkan untuk berbuat baik terutama ketika membutuhkan pertolongan. Misalnya terluka, maka kita harus membantunya dengan diobati atau lainnya. Jika kehausan, maka kita harus memberinya minum dan makan.

Bahkan dalam sebuah hadis dikisahkan bahwa ada seorang perempuan yang berprofesi sebagai pelacur diampuni oleh Allah disebabkan membantu anjing kehausan dengan memberinya minum. Kisah ini menunjukkan bahwa membantu anjing yang terluka atau kehausan dan lainnya termasuk perbuatan baik yang diridhai oleh Allah.

Baca Juga :  Wakaf Tanah Kuburan untuk Satu Suku Saja, Apakah Boleh?

Hadis dimaksud diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Abu Hurairah, Nabi Saw bersabda;

أَنَّ امْرَأَةً بَغِيًّا رَأَتْ كَلْبًا فِى يَوْمٍ حَارٍّ يُطِيفُ بِبِئْرٍ قَدْ أَدْلَعَ لِسَانَهُ مِنَ الْعَطَشِ فَنَزَعَتْ لَهُ بِمُوقِهَا فَغُفِرَ لَهَا

Ada seorang perempuan pezina melihat seekor anjing di hari yang panasnya begitu terik. Anjing itu menngelilingi sumur sambil menjulurkan lidahnya karena kehausan. Lalu perempuan itu melepas sepatunya (lalu menimba air dengannya). Ia pun diampuni karena amalannya tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here