Hukum Menjaga Gereja Perspektif Filsafat Hukum Islam Al-Amiri

0
1518

BincangSyariah.Com – Abu al-Hasan Muhammad Bin Abi Dzar Yusuf Al-Amiri merupakan ulama abad ke-4 hijriah yang lahir dan tumbuh di kota Nesapur. Beliau belajar ilmu syariah langsung kepada Ulama Besar Madzhab Syafi’i, Syekh Al-Qaffal al-Syasi. Saat remaja, ia pergi ke Baghdad untuk belajar ilmu filsafat, mantiq, sains, astronomi dan lainnya.

Al-Amiri memiliki karya fenomenal, yaitu Al-Ibanah ‘an ‘Ilal al-Diyanah. Melalui kitab ini, beliau menjelaskan tentang empat komponen agama-agama yaitu; konsep teologi, konsep ibadah, konsep sosial dan konsep tindakan preventif.  Melalui konsep terakhir ini, Al-Amiry meletakkan lima prinsip dasar tentang tindakan preventif mafsadat untuk kemaslahatan yang dimiliki semua agama. (Mengapa Banser Perlu Menjaga Gereja? Ini Penjelasannya)

Beliau juga dikenal dengan konsep integrasi keilmuan atau yang dikenal sekarang dengan Islamisasi Pengetahuan. Mengkaji konsep beliau serasa 3 sks tidak cukup di mata kuliah “The Theory of Maqashid in Islamic Law” kelas doktoral Prof. Dr. Mohamed el Tahir el Mesawi (Guru Besar Maqashid dari Tunisia) yang saya ikuti di Kulliyah of Islamic Revealed Knowledge and Human Science, Internasional Islamic University Malaysia.

Namun, pada kesempatan kali ini saya ingin fokuskan pada permasalahan Banser menjaga gereja, bahkan FPI juga ikut menjaga gereja demi menjaga keamanan bangsa dan negara. Jika Putra Kiai Maimun Zubair Dr. KH. Abdul Ghofur, MA. melihat dari perspektif Fikih Islam. Saya mencoba mengkaji fenomena menjaga gereja jika ditinjau dari pendekatan Filsafat Hukum Islam Al-Amiri?

Menurut Al-Amiri bahwa menjaga Agama dengan tindakan preventif merupakan bentuk kemaslahatan umum. Kemudian disela-sela diskusi kelas yang menarik saya bertanya kepada Prof. Dr. Mohamed El Taher El Misawy, apakah yang dimaksud menjaga agama di sini adalah menjaga semua agama, Prof.? Beliau menjawab dengan tegas ya betul, menjaga agama di sini adalah menjaga semua agama yang ada di muka bumi.

Baca Juga :  Ketika Dokter Gagal Menangani Pasien, Apakah Wajib Bertanggung Jawab?

Walhasil kesimpulan dari diskusi kelas tersebut, Banser dan FPI yang sedang kompak menjaga gereja termasuk tindakan preventif menjaga agama Islam dan menjaga semua agama. Penjagaan gereja tersebut tak terlepas dari gerakan radikalisme atas nama agama semakin marak terjadi. Karena menjaga gereja untuk keamanan bangsa dan negara merupakan kemaslahatan umum yang menjadi tujuan utama dalam filsafat hukum Islam. Dengan menjaga gereja, maka masjid di daerah minoritas muslim juga terjaga.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here