Hukum Mengubur Jenazah di dalam Rumah, Apakah Boleh?

0
1219

BincangSyariah.Com – Di beberapa daerah di Indonesia, terdapat sebagian masyarakat yang menguburkan jneazah di dalam rumahnya. Biasanya, yang dikuburkan di dalam rumah adalah jenazah bayi, sementara jenazah lainnya tetap dikuburkan di tempat pemakaman umum. Bagaimana hukum mengubur jenazah di dalam rumah, apakah boleh?

Menurut para ulama, mengubur jenazah di dalam rumah, meskipun jenazah anak kecil atau bayi, hukumnya adalah makruh. Menurut Imam Ahmad bin Hambal, mengubur jenazah di dalam rumah bisa menyulitkan penghuni rumah dan mengganggu ahli waris yang kelak akan menempati rumah tersebut. (Baca: Bolehkah Mengubur Jenazah pada Malam Hari?)

Hal ini sebagaimana disebutkan oleh Ibnu Qudamah dalam kitab Al-Mughni berikut;

وسئل أحمد عن الرجل يوصي أن يدفن في داره قال: يدفن في المقابر مع المسلمين إن دفن في داره أضر بالورثة

Imam Ahmad pernah ditanya tentang seseorang yang berwasiat untuk dikuburkan di dalam rumahnya. Beliau menjawab; Dia harus dikuburkan di tempat pemakaman kaum muslimin. Jika dikuburkan di dalam rumahnya, maka hal itu akan mengganggu ahli warisnya.

Selain itu, mengubur jenazah di tempat pemakaman umum merupakan sunnah Nabi Saw. Nabi Saw senantiasa menguburkan jenazah para sahabat di tempat pemakaman umum, yaitu Baqi. Juga jenazah yang dikuburkan di tempat pemakaman umum akan sering mendapatkan doa kaum muslimin yang berziarah dibanding yang dikubur di dalam rumah.

Ini sebagaimana disebutkan dalam kitab Al-Mausu’ah Al-Fiqhiyah Al-Kuwaitiyah berikut;

المقبرة أفضل مكان للدفن ، وذلك للاتباع ، ولنيل دعاء الطارقين ، وفي أفضل مقبرة بالبلد أولى وانما دفن النبي صلى الله عليه وسلم في بيته لان من خواص الانبياء انهم لدفنون حيث يموتون. ويكره الدفن في الدار ولو كان الميت صغيرا

Baca Juga :  Menulis Alquran dalam Keadaan Hadas, Apakah Boleh?

Pemakaman umum adalah tempat terbaik untuk kuburan mayit. Selain dalam rangka mengikuti sunah Nabi Saw, juga untuk mendapatkan doa setiap orang yang melewatinya. Dan disarankan dikuburkan di pemakaman terbaik di daerahnya. Adapun Nabi Saw dikuburkan di dalam rumahnya karena di antara keistimewaan para nabi adalah dikubur di tempat di mana mereka wafat. Dan makruh menguburkan jenazah di dalam di dalam rumah, meskipun jenazah tersebut merupakan jenazah anak kecil.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here