Hukum Mengonsumsi Susu Kuda Liar dalam Islam

0
793

BincangSyariah.Com – Di beberapa daerah, seperti di Sumbawa, banyak masyarakat yang mengonsumsi susu kuda liar. Bahkan saat ini susu kuda liar banyak diproduksi sehingga dijual di toko-toko layaknya susu kambing dan sapi. Sebenarnya, bagaimana hukum mengonsumsi susu kuda liar dalam Islam? (Baca: Hukum Makan Daging Kuda, Haramkah Memakannya?)

Dalam Islam, kuda termasuk hewan yang halal dimakan, baik kuda peliharaan maupun kuda liar. Semua jenis kuda halal dimakan dalam Islam. Terdapat beberapa riwayat yang menyebutkan bahwa daging hewan halal dimakan, di antaranya adalah hadis riwayat Imam Bukhari dari Jabir bin Abdullah, dia berkata;

نَهَى النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ خَيْبَرَ عَنْ لُحُومِ الْحُمُرِ ، وَرَخَّصَ فِي لُحُومِ الْخَيْلِ

Nabi Saw di hari perang Khaibar melarang dari daging keledai dan beliau membolehkan daging kuda.

Juga disebutkan dalam hadis riwayat Imam Bukhari dari Asama, dia berkata;

ذَبَحْنَا عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللهِ فَرَسًا وَنَحْنُ بِالْمَدِينَةِ فَأَكَلْنَاهُ

Kami menyembelih seekor kuda di masa Rasulullah Saw dan ketika itu kami berada di Madinah, lalu kami memakannya. (Baca: Di Balik Anjuran Rasul Untuk Memelihara Kuda)

Karena kuda halal dimakan, maka susunya juga boleh dikonsumsi. Semua ulama sepakat bahwa susu hewan yang halal dimakan hukumnya suci dan halal untuk dikonsumsi. Ini sebagaimana disebutkan oleh Imam Nawawi dalam kitab Raudhatut Thalibin berikut;

وأما اللبن  فطاهر من مأكول اللحم بالإجماع ، ونجس من الحيوان النجس ، وطاهر من الآدمي على الصحيح ، وقيل : نجس .ولكن يربى به الصبي للضرورة . وأما غير الآدمي مما لا يؤكل ، فلبنه نجس على الصحيح

Adapun air susu, maka dihukumi suci dari hewan yang boleh dimakan dagingnya menurut kesepakatan ulama, dan najis dari hewan najis, dan suci dari manusia menurut pendapat yang shahih. Dikatakan bahwa air susu manusia dihukumi najis, akan tetapi anak kecil dirawat dengannya karena darurat. Adapun selain manusia, yaitu dari hewan yang tidak boleh dimakan, maka air susunya dihumi najis menurut pendapat yang shahih.

Baca Juga :  Hukum Mengucapkan Salam pada Lawan Jenis

Dengan demikian, mengonsumsi kuda, baik kuda peliharaan maupun kuda liar, atau mengonsumsi susunya, hukumnya boleh dalam Islam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here