Menggunakan Ilmu Sihir Untuk Menghilangkan Pengaruh Sihir, Apakah Boleh?

1
611

BincangSyariah.Com – Ketika seseorang terkena sihir, terkadang untuk menghilangkan dan menyembuhkan pengaruh sihir tersebut harus menggunakan ilmu dan mantra sihir, bahkan terkadang harus minta bantuan kepada tukang sihir. Bagaimana hukum menggunakan ilmu sihir untuk menghilangkan pengaruh sihir, apakah boleh?

Menurut kebanyakan para ulama, menggunakan ilmu sihir untuk menangkal dan menyembuhkan pengaruh sihir hukumnya boleh. Jika bertujuan untuk mengobati dan membantu orang lain yang terkena sihir, maka hal itu tidak masalah. Yang tidak boleh adalah menggunakan ilmu sihir untuk mencelekai orang lain. (Baca: Pandangan Ibn Khaldun tentang Cara Kerja Ilmu Sihir)

Hal ini sebagaimana disebutkan dalam Al-Fiqh ‘ala Madzahibil Arba’ah berikut;

أما من تعلمه لفك المسحور ومنع الأذى عنه أو تعلمه للعلم فقط ولم يعمل به فهو جائز وقد سئل الإمام أحمد عمن يطلق السحر عن المسحور فقال : لا بأس به وهذا هو المعتمد فحكم السحر تابع للقصد فمن فصد به الخير جاز له وإلا حرم عليه

Adapun orang yang mempelajari sihir untuk membebaskan orang yang terkena sihir dan mencegah penyakit darinya, atau mempelajari karena ingin tahu saja tanpa ada niat mengamalkan, maka hal itu boleh. Imam Ahmad pernah ditanya mengenai orang yang melepaskan sihir dari orang yang terkena sihir. Beliau menjawab bahwa hal itu tidak masalah. Ini merupakan pendapat yang kuat. Maka hukum mempelajari sihir mengikuti tujuannya. Orang yang memiliki tujuan baik, maka ia boleh mempelajarinya. Jika tidak, maka mempelajarinya haram.

Bahkan menurut Sa’id bin Musayyab, boleh minta bantuan kepada penyihir untuk menghilangkan dan menyembuhkan pengaruh sihir dari orang yang terkena sihir. Sementara Imam Al-Hasan Al-Bashri tidak menganjurkan. Ini sebagaimana disebutkan dalam kitab Al-Zawajir ‘an Iqtiraf Al-Kabair berikut;

Baca Juga :  Klarifikasi K.H. Ma'ruf Amin tentang Larangan Mengucapkan Selamat Natal

قال القرطبى هل يسأل الساحر حل السحر عن المسحور؟ قال البخارى عن سعيد بن مسيب رضى الله عنه قيل يجوز و اليه مال الماروزى وكرهه الحسن البصرى

Imam Al-Qurthubi berkata; Apakah tukang sihir boleh dimintai bantuan untuk menghilangkan pengaruh sihir dari orang yang terkena sihir? Beliau menjawab bahwa Imam Bukhari pernah meriwayatkan dari Sa’id bin Musayyab, dikatakan bahwa hal itu boleh. Imam Al-Maruzi condong terhadap pendapat ini. Sementara Al-Hasan Al-Bashri tidak menyukainya.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here