Hukum Menggunakan Alat Masak Bekas Babi, Apakah Boleh?

1
878

BincangSyariah.Com – Sudah maklum bahwa dalam Islam, babi termasuk makanan yang haram dikonsumsi dan dihukumi najis. Begitu juga dihukumi najis semua barang yang bersentuhan dengan babi, termasuk alat yang digunakan untuk memasaknya. Lantas bagaimana hukum menggunakan alat masak bekas babi untuk masakan yang lain, apakah boleh?

Menggunakan alat masak bekas babi untuk masakan yang lain hukumnya diperbolehkan asalkan sudah disucikan terlebih dahulu. Jika alat masak bekas babi sudah dicuci sebanyak tujuh kali basuhan dan salah satunya dengan debu, maka hukumnya boleh digunakan untuk masakan yang lain. (Baca: Hukum Tidak Sengaja Makan Babi Bagi Muslim)

Hal ini berdasarkan hadis riwayat Imam Abu Daud dari Abu Tsa’labah Al-Khasyani, dia pernah bertanya kepada Rasulullah Saw;

إِنَّا نُجَاوِرُ أَهْلَ الْكِتَابِ وَهُمْ يَطْبُخُونَ فِي قُدُورِهِمُ الْخِنْزِيرَ وَيَشْرَبُونَ فِي آنِيَتِهِمُ الْخَمْرَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنْ وَجَدْتُمْ غَيْرَهَا فَكُلُوا فِيهَا وَاشْرَبُوا وَإِنْ لَمْ تَجِدُوا غَيْرَهَا فَارْحَضُوهَا بِالْمَاءِ وَكُلُوا وَاشْرَبُوا

Kami bertetangga dengan Ahli Kitab, mereka menggunakan panci-panci mereka untuk memasak babi dan meminum khamar dari wadah-wadah mereka. Maka Rasulullah Saw bersabda; ‘Sesungguhnya jika kalian mendapatkan selainnya, maka makan dan minumlah darinya, dan jika tidak kalian dapatkan selainnya, maka cucilah dengan air, lalu makan dan minumlah (darinya).

Juga berdasarkan hadis riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim, dari Abu Tsa’labah Al-Khusyani, dia berkata;

يَا رَسُولَ الْلَّهِ، إِنَّا بِأَرْضِ قَوْمٍ أَهْلِ كِتَابٍ، أَفَنَأْكُلُ فِي آنِيَتِهِمْ؟ فَقَالَ: لَا تَأْكُلُوا فِيهَا، إِلَّا أَنْ لَا تَجِدُوا غَيْرَهَا، فَاغْسِلُوهَا، وَكُلُوا فِيهَا

Wahai Rasulullah, kami berada di negeri Ahli Kitab. Apakah boleh kami makan dari wadah yang mereka gunakan? Rasulullah Saw menjawab; Jangan makan dalam wadah yang mereka gunakan kecuali kalau kalian tidak dapat wadah yang lain. Maka cucilah, lalu makanlah dari wadah tersebut.

Baca Juga :  Tips Mudah Meredam Amarah

Dalam dua hadis ini, Nabi Saw membolehkan menggunakan tempat memasak babi dan tempat khamar asal dicuci dengan air terlebih dahulu. Jika sudah dicuci dengan air hingga bersih, maka tidak ada halangan untuk digunakan untuk keperluan lain.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here