Sandal Terkena Najis, Apakah Bisa Suci dengan Digosokkan ke Tanah?

0
1504

BincangSyariah.Com – Ketika musim hujan, biasanya banyak kotoran dan najis yang menempel di bagian bawah sandal dan sepatu yang kita gunakan. Sebagian dari kita, ada yang membersihkan dan mencucinya dengan menggunakan air, dan ada pula yang hanya dengan menggosok-gosokkan ke tanah. Sebenarnya, sandal yang terkena najis, apakah bisa suci dengan hanya digosokkan ke tanah tanpa dibasuh dengan air?

Dalam kitab-kitab fiqih disebutkan bahwa alat yang bisa digunakan untuk mensucikan najis ada dua macam, yaitu air dan debu. Dari dua alat ini, menurut para ulama, air adalah alat suci yang paling afdal dan utama. Meski demikian, mereka sepakat bahwa debu termasuk alat yang bisa digunakan untuk mensucikan najis.

Oleh karena itu, jika di bawah sandal dan sepatu yang kita gunakan terkena kotoran atau najis, maka sandal dan sepatu tersebut bisa suci dengan hanya digosokkan atau digesekkan ke tanah sampai bersih, tanpa perlu dibasuh dengan air. Jika setelah digosokkan ke tanah terlihat sudah bersih, maka sandal dan sepatu tersebut sudah dihukumi suci.

Bahkan dalam beberapa riwayat hadis disebutkan bahwa Nabi Saw dan para sahabat sering membersihkan sandal dan sepatunya dengan hanya menggesekkan ke tanah. Setelah bersih, kemudian Nabi Saw dan para sahabat shalat di atas sandal dan sepatu mereka.

Di antara hadis tersebut adalah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari Abu Sa’id Al-Khudri, dia berkisah;

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ r صَلَّى فَخَلَعَ نَعْلَيْهِ فَخَلَعَ النَّاسُ نِعَالَهُمْ فَلَمَّا انْصَرَفَ قَالَ لِمَ خَلَعْتُمْ نِعَالَكُمْ فَقَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ رَأَيْنَاكَ خَلَعْتَ فَخَلَعْنَا قَالَ إِنَّ جِبْرِيلَ أَتَانِي فَأَخْبَرَنِي أَنَّ بِهِمَا خَبَثًا فَإِذَا جَاءَ أَحَدُكُمْ الْمَسْجِدَ فَلْيَقْلِبْ نَعْلَهُ فَلْيَنْظُرْ فِيهَا فَإِنْ رَأَى بِهَا خَبَثًا فَلْيُمِسَّهُ بِالأَرْضِ ثُمَّ لِيُصَلِّ فِيهِمَا

Baca Juga :  Apakah Mencium Istri Membatalkan Puasa?

Rasulullah Saw shalat kemudian melepas sandalnya dan orang-orang pun ikut melepas sandal mereka, ketika selesai beliau bertanya; Kenapa kalian melepas sandal kalian? Mereka menjawab, “Wahai Rasulullah, kami melihat engkau melepas sandal, maka kami juga melepas sandal kami.” Beliau bersabda; Sesungguhnya Jibril menemuiku dan mengabarkan bahwa ada kotoran di kedua sandalku, maka jika di antara kalian mendatangi masjid hendaknya ia membalik sandalnya lalu melihat apakah ada kotorannya, jika ia melihatnya maka hendaklah ia gosokkan kotoran itu ke tanah, setelah itu hendaknya ia shalat dengan mengenakan keduanya.”

Juga disebutkan dalam hadis riwayat Imam Abu Daud, Nabi Saw bersabda;

إِذَا أَصَابَ خُفَّ أَحَدِكُمْ أَوْ نَعْلَهُ أَذًى فَلْيَدْلُكْهُمَا فِي الأْرْضِ وَلْيُصَل فِيهِمَا فَإِنَّ ذَلِكَ طَهُورٌ لَهُمَا

Bila sepatu atau sandal kalian terkena najis, maka keset-kesetkan ke tanah dan shalatlah dengan memakai sendal itu. Karena hal itu sudah mensucikan.

Dua hadis ini menjadi dasar bahwa sandal atau sepatu yang bawahnya terkena najis, maka cara mensucikannya boleh dengan hanya digosokkan ke tanah, tanpa perlu dibasuh dengan air.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here