Menggapai Cita dan Harapan dengan Jalur Sedekah

0
1657

BincangSyariah.Com – Setiap manusia tentu memiliki cita dan harapan alam hidupnya. Cita dan harapan itulah yang membuat seseorang memacu diri dan mengerahkan potensi yang telah dianugerahkan Allah untuk berjuang meraihnya. Cita dan harapan itu pula yang membuat manusia menjadi makhluk ciptaan Allah yang lebih mulia dan beradab daripada makhluk lainnya. Sebab tanpa cita dan harapan, manusia hanyalah jasad yang hidup, yakni makan dan minum tanpa memiliki nilai dalam hidupnya.

Namun seringkali dalam menggapai cita dan harapan, manusia dihadapkan oelh berbagai rintangan dan halangan yang kadang menjadikannya down dan menyerah. Padhal seharusnya rintangan dan halangan tersebut tidaklah menyurutkan tekad untuk menggapainya.

Disinilah sedekah memiliki urgensi yang positif untuk mewujudkan cita dan harapan. Sedekah tidak hanya untuk menabung amal kebaikan yang kelak pahalanya bisa memberatkan timbangan di mizan, melainkan sedekah juag bisa mendatangkan keberuntungan dan juga kesuksesan dalam menggapai cita dan harapan. Sayyid Muahmmad Alawi al Maliki memaparkan dalam kitab Syaraf al Ummah al Muhammadiyah:

وكثرة الصدقة تجلب سعة الرزق وتقضي الحاجات وتكون سبب الفوز والنجاح و الشفاء ونيل المأمول

Banyak bersedekah bisa mencukupi rezeki, memenuhi kebutuhan, mendatangkan keberuntungan, kesuksesan, kesembuhan, serta tercapainya cita harapan

Jalur menggapai cita dan harapan adalah satu resep ilahiah yang bisa memuluskan seseorang dalam menggapainya. Dengan sedekah, kita mengundang energi orang lain dan energi semesta untuk ikut serta mewujudkan rencana kita, memuluskan cita dan harapan kita. Sedekah juga menjadikan fikiran lebih positif, membuka aura baik, menyehatkan jiwa dan melapangkan dada. Sedekah tidak selalu dengan uang dan harta, akan tetapi bisa juga dengan ilmu, waktu, tenaga dan ketrampilan yang kita miliki. (Baca: Ketika Tidak Mampu Bersedekah, Bacalah Doa Ini Sebagai Gantinya)

Baca Juga :  Nabi Membolehkan Abu Bakar Sedekah Seluruh Hartanya tapi Melarang Sa'ad bin Abi Waqqash

Mengapa sedekah bisa memuluskan seeorang untuk mengapai cita dan harapan? Mungkin kita perlu menengok sejenak bahwa salah satu faktor belum bisa terwujudnya apa-apa yang didambakan adalah bertumpuknya dosa. Jika kita mengambil langkah untuk sedekah, maka sedekah bisa menjadi penghapus yang baik untuk salah dan khilaf yang pernah berlalu. Karena itulah setelah dosa, salah, ataupun khilaf itu terhapuskan, maka apa yang diinginkan dalam cita dan harapan bisa menjadi nyata. Yang demikian sejalur dengan apa yang disabdakan Rasulullah:

تَصَدَّقُوْا وَلَوْ بِتَمْرَةٍ, فَإِنَّهَا تَسُدُّ مِنَ الْجَائِعِ وَ تُطْفِئُ الْخَطِيْئَةَ كَمَا يُطْفِئُ الْمَاءُ النَّارَ

“Bersedekahlah kalian, meski hanya dengan sebiji kurma. Sebab, sedekah dapat memenuhi kebutuhan orang yang kelaparan, dan memadamkan kesalahan, sebagaimana air mampu memadamkan api.(HR Baihaqi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here