Mengapa Surah al-Qalam dinamai Dengan Surah Nun?

1
320

BincangSyariah.Com – Dalam Surah al-Qalam, huruf Nun menjadi awal pembuka surah. Huruf nun yang menjadi pembuka awal surah disebut huruf-huruf muqottho’ah. Huruf Nun menjadi pembuka awal surah Al-Qalam, sehingga sering juga disebut surah Nun. atau disebut juga dengan surat Nun. Menurut Syekh Nawawi al-Bantani dalam tafsirnya Mirah Labid fi Tafsir al-Qur’an al-Majid, Surah al-Qalam ini tergolong surah Makkiyah. Selain itu surah yang memiliki 52 ayat ini terdiri atas 300 kata dan 1.256 huruf.

Masih menurut tafsir yang populer dengan Tafsir Munir, ada beberapa pendapat mengapa surat ini dinamai dengan Surah Nun,

ن أقسم الله بالنون، وهي السمكة التي تحمل الأرضين على ظهرها، واسمها: ليواش، وهي في الماء تحت الأرض السفلى وتحتها الثور، واسمه: يهموت وتحته الصخرة، وتحتها الثرى، ولا يعلم ما تحته إلا الله تعالى وهذا مروي عن ابن عباس. وقيل: إنه تعالى أقسم بالحوت الذي احتبس يونس عليه السلام في بطنه، وقيل: إنه تعالى أقسم بالحوت الذي لطخ سهم نمروذ بدمه. والقول الثاني: وهو مروي أيضا عن ابن عباس أن النون هو الدواة، وعلى هذا أقسم الله تعالى بالدواة والقلم، فإن المنفعة بهما عظيمة

Pertama, Nun merupakan nama ikan yang berada yang ditugaskan oleh Allah untuk memikul Bumi. Nun ini bernama Liwasy yang berada di dasar laut, yang ia berada di dasar hewan Tsaur (sejenis lembu atau kerbau) yang bernama Yahmut. Di bawah Yahmut, terdapat sebuah batu besar, dan di bawahnya lagi terdapat tanah yang luas (tsaro). Adapaun di lapisan paling bawah, sebagaimana Ibn ‘Abbas tidaklah ada yang mengetahui kecuali Allah.

Dalam pendapat yang lain, Nun ini merupakan ikan yang menelan Nabi Yunus dalam perutnya. Pendapat ini bisa jadi didasarkan pada penyebutan “Dzatan Nun” apad cerita Nabi Yunus dalam QS. Al-Anbiya: 87.

Kedua, masih sama menurut riwayat Ibn ‘Abbas, bahwa Nun adalah tinta. Oleh sebab itu, dalam ayat selanjutnya Allah menyebutkan kata “Wal Qalami Wa Maa Yasthurun” (Demi pena dan demi apa yang mereka tuliskan melalui pena tersebut). Oleh sebab itu, Allah bersumpa dengan menggunakan tinta dan pena karena keduanya memiliki manfaat yang besar untuk menuliskan segala hal.

Wallahu A’lam.

Baca Juga :  Ini Pesan Nabi Mengenai Bergosip


BincangSyariah.Com dikelola oleh jaringan penulis dan tim redaksi yang butuh dukungan untuk bisa menulis secara rutin. Jika kamu merasa kehadiran Bincangsyariah bermanfaat, dukung kami dengan cara download aplikasi Sahabat Berkah. Klik di sini untuk download aplikasinya. Semoga berkah.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here