Hukum Mendoakan Panjang Umur untuk Teman Non-Muslim yang Berulang Tahun

0
1853

BincangSyariah.Com – Ketika ada keluarga, kerabat, dan teman yang sedang ulang tahun, kita umumnya mendoakan mereka agar diberikan panjang umur. Bahkan ketika ada teman yang mengadakan pesta ulang tahun, kita mendoakan secara ramai-ramai agar ia diberikan panjang umur. Namun bagaimana jika keluarga, kerabat, dan teman yang berulang tahun tersebut non-muslim, apakah boleh kita mendoakan panjang umur untuk mereka?

Pada dasarnya, berdoa agar diberi panjang umur, baik untuk diri sendiri maupun untuk orang lain hukumnya boleh. Tidak ada larangan dalam Islam untuk mendoakan orang lain agar diberi panjang umur, meskipun terhadap non-muslim sekalipun.

Bahkan dalam banyak riwayat disebutkan bahwa Nabi Saw sendiri sering mendoakan kebaikan untuk non-muslim, baik terhadap orang Yahudi maupun orang yang beragama Majusi dan Nasrani. Beliau juga pernah secara khusus mendoakan orang Yahudi agar diberi banyak harta dan panjang umur.

Ini sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Ibnu Abi Syaibah dalam kitab Al-Mushannaf-nya, dari Ibrahim, dia berkisah;

جاء رجل يهودي الى النبي صلى الله عليه وسلم فقال : ادع لي : فقال : اكثر الله مالك وولدك واصح جسمك واطال عمرك

Ada seorang laki-laki Yahudi datang menemui Nabi Saw, kemudian dia berkata kepada beliau; ‘Doakanlah aku’. Kemudian beliau berdoa; ‘Semoga Allah memperbanyak hartamu, anakmu, menyehatkan tubuhmu, dan memperjang umurmu.’

Hadis ini menjadi dalil bahwa mendoakan non-muslim agar diberi panjang umur diperbolehkan, terutama di momen spesial seperti ulang tahun. Karena itu, ketika ada kerabat, teman, atau siapa pun yang sedang ulang tahun meskipun itu non-muslim, maka kita tak usah ragu untuk mendoakan mereka agar diberi panjang umur. Karena hal itu boleh dan Nabi Saw pernah mencontohkannya.

Baca Juga :  Hukum Mendoakan Panjang Umur pada Orang yang Ulang Tahun

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here