Memasukkan Jari Tangan ke Miss V Istri Saat Bercinta, Bolehkah?

0
809

BincangSyariah.Com – Saat pasangan suami dan istri bercinta, dengan alasan mencari kepuasan seksual, sang suami memasukkan jari tangan ke miss v istri? Jawabannya, dalam Islam, pada prinsipnya memberikan kesenangan kedua belah pihak saat bercinta itu adalah hal yang dijunjung tinggi oleh agama. Dan kegiatan bercinta adalah kegiatan yang berpahala bagi pasangan suami istri. Karena kegiatan bercinta bagi pasangan yang sudah menikah adalah kegiatan yang dibenarkan agama, sampai Nabi Saw. ajarkan doa agar kegiatan tersebut menjadi kegiatan yang baik dan dijauhi dari pengaruh setan di dalamnya. Ini seperti disebutkan dalam hadis riwayat al-Bukhari dari Ibn ‘Abbas radhiyallahu ‘anhu,

لَوْ أَنَّ أَحَدَهُمْ إِذَا أَرَادَ أَنْ يَأْتِيَ أَهْلَهُ قَالَ بِاسْمِ اللَّهِ اللَّهُمَّ جَنِّبْنَا الشَّيْطَانَ وَجَنِّبْ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا ، فَإِنَّهُ إِنْ يُقَدَّرْ بَيْنَهُمَا وَلَدٌ فِي ذَلِكَ لَمْ يَضُرَّهُ شَيْطَانٌ أَبَدًا

Jika seseorang ingin bercinta dengan ahl ( pasangannya), berdoalah, “Allahumma Jannib as-Syaiton wa jannib as-Syaithona maa razaqtanaa”, maka sesungguhnya ketika ditakdirkan ada keturunan dari hubungan intim itu, setan tidak bisa membahayakan sang buah hati.

Kembali kepada soal memasukkan jari tangan ke miss v istri, memberikan kesenangan saat bercinta kepada kedua belah pihak itu diperbolehkan. Dalam Islam, hanya dua dalam persoalan bercinta yang dilarang, yaitu memasukan penis ke vagina istri saat istri sedang dalam kondisi haid, dan memasukkan penis atau yang lain semisal jari atau alat bantu seks (sex toys) ke lubang pantat atau dubur (anal seks). Ini seperti disebutkan oleh Syaikh Zainuddin al-Malibari dalam Fath al-Mu’in

 يجوز للزوج كل تمتع منها بما سوى حلقة دبرها ولو بمص بظرها أو استمناء بيدها لا بيده وإن خاف الزنا خلافا لأحمد ولا افتضاض بأصبع ويسن ملاعبة الزوجة إيناسا وأن لا يخليها عن الجماع كل أربع ليال مرة

Baca Juga :  Hukum Bersumpah Palsu Demi Melariskan Barang Dagangan

Boleh bagi suami untuk bersenang-senang saat bercinta dengan istri kecuali melakukan anal seks, meski dalam bentuk mencium klitoris, onani dengan tangan istrinya tapi tidak dengan tangannya sendiri meskipun karena tujuan takut jatuh kedalam perzinahan. Ini berbeda dengan pendapat Imam Ahmad (yang memakruhkannya), dan tidak boleh merobek selaput dara dengan jari. Dan disunnahkan foreplay terlebih dahulu dengan istri, untuk menyenanginya dan tidak membiarkan tidak bercinta lebih dari empat hari.

Wallahu A’lam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here