Memaknai Pertambahan Usia

0
1895

BincangSyariah.Com – Kita sering mendengar sebuah nasihat klasik, harimau mati meninggalkan belang, gajah mati meninggalkan gading, lalu kita manusia meninggalkan apa? Nasihat klasik ini mengandaikan bahwa jika kita berumur panjang, maka kita mesti mewariskan “good story” tentang diri kita dalam kehidupan sosial. Sebuah nasihat dari dunia pesantren menyebutkan: “Setiap orang akan menjadi buku cerita setelah mati. Karena itu, tuliskan dan tinggalkan sebuah cerita yang bagus agar memberikan hiburan yang indah bagi para ahli waris dan pembacanya. ”

Nasihat ini mencerminkan bahwa bermakna atau tidak bermaknanya usia kita ditentukan oleh sejauh mana amal yang kita lakukan ini memiliki dampak positif selama di dunia. Dalam hal ini, Rasulullah Saw. bersabda, “Apabila hari ini amal pekerjaanmu masih sama dengan hari kemarin, berarti kamu merugi. Bila lebih jelek daripada kemarin, terkutuk namanya. Bila lebih bagus, barulah kamu termasuk orang beruntung”.  Hadis ini mencerminkan bahwa kualitas manusia tergantung pada usahanya untuk menggunakan usia yang ada, apakah usia ini digunakan untuk kebaikan atau keburukan.

Terkait hal ini, ada hadis terkenal dari Rasulullah Saw. yang berhubungan dengan kualitas amal yang tetap produktif meski pemiliknya telah meninggal dunia. Amalan tersebut sangat menentukan kebermaknaan pelakunya selama hidup di dunia. Kira-kira hadis tersebut bermakna demikian; “Siapapun orang yang dinyatakan telah meninggal dunia, orang itu tetap masih berumur – artinya masih berproduksi amalnya- jika yang bersangkutan mewariskan keturunan yang saleh, mewariskan ilmu yang bermanfaat bagi kemanusiaan, dan mewariskan harta benda dan amal yang memberi nilai guna bagi kebajikan agama dan masyarakat”.

Hadis ini menganjurkan agar kita menjadi abadi, ketiga kerja amal di atas perlu diprioritaskan. Ketiga warisan amal tersebut, menurut Nabi Saw. membuat orang sangat panjang umurnya, sekalipun orang tersebut telah meninggal dunia beratus-ratus abad yang lalu. Usia atau umur dalam bahasa Arab sendiri artinya kemakmuran [dalam bahasa Arab umur itu berasal dari ‘umr’  yang artinya ‘kemakmuran’]. Hal demikian mengindikasikan bahwa umur harus selalu diisi dengan kegiatan-kegiatan yang tetap memberikan pahala atau dividen kebajikan sekalipun seseorang telah dinyatakan almarhum.

Baca Juga :  Dijual Sate Kalajengking, Ini Hukum Memakannya dalam Islam

Banyak orang yang telah wafat, namun mereka itu seakan masih hidup di tengah-tengah kita karena warisan amalnya. Contoh yang paling mudah adalah Nabi Muhammad Saw., setiap saat selalu didoakan dan memperoleh ucapan salam dari para pengikutnya sehingga Rasulullah senantiasa hidup di tengah kita, bahkan selalu hadir dalam hati kita.

Tentu saja banyak tokoh-tokoh lain yang spirit, nama dan amalnya juga selalu dikenang masyarakat, seperti para pahlawan, ilmuwan dan orang-orang tertentu yang telah berjasa buat kita, sehingga mereka itu yang pergi hanya jasadnya tetapi ruhnya dan amalnya masih hidup. Ide-ide besar dan mulia serta keteladanan hidup mereka masih secara efektif memengaruhi jalannya sejarah bagi generasi sesudahnya.

Karena itu ada dua hal penting terkait dengan pertambahan usia kita setiap waktunya. Pertama, karena Allah SWT akan meminta pertanggungjawaban atas usia yang Allah karuniakan; Kedua, karena usia adalah masa yang menentukan baik buruknya manusia. At-Tirmidzi meriwayatkan suatu hadis bahwa ada seseorang bertanya kepada Rasulullah Saw. ”siapa manusia terbaik?” Beliau bersabda, ”manusia yang usianya panjang dan dihabiskan untuk kebaikan.” Ia bertanya lagi, ”siapa manusia terburuk?” Beliau bersabda, ”manusia yang usianya panjang, namun dihabiskan untuk keburukan”.

Karena itu, kualitas manusia ditentukan oleh kualitas amalannya, atau dengan kata-kata lain, kualitas manusia ditentukan oleh sejauh mana ia memanfaatkan sebaik mungkin umur yang dikaruniakan Allah kepadanya. Maka, marilah kita gunakan sebaik mungkin umur yang Allah berikan kepada kita semua. Semoga kita dapat menggapai semua hal yang diridoi Allah SWT. Amin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here