Memakai Masker Saat Puasa Ramadhan, Bolehkah?

0
21

BincangSyariah.Com – Pandemi masih melanda dunia. Tak dipungkiri, Covid-19 masih menjadi momok yang mematikan. Indonesia hingga kini  masih menyandang status darurat Covid-19. Untuk itu, pemerintah dalam pelbagai forum selalu mengingatkan untuk selalu menerapkan protokol kesehatan. Salah satunya yaitu ; memakai masker. Lantas bagaimana hukum memakai masker saat puasa?

Memakai masker merupakan ikhtiyar untuk memutus mata rantai Covid-19. Lembaga Fatwa Mesir telah mengeluarkan fatwa bahwa memakai masker merupakan suatu kewajiban saat pandemi Covid-19. Menurut  Dar Ifta Mesir ini, memakai masker bertujuan untuk menjaga diri dari virus Corona yang mematikan. Dan juga untuk menolak tertularnya masyarakat dari penyakit yang mematikan tersebut.

Dar Ifta Mesir menulis di halaman Facebook resminya pada tanggal 24 November 2020;

قالت دار الإفتاء المصرية: إن الالتزام بارتداء الكمامة وقرارات السلطات المختصة وقت الأوبئة واجب شرعي؛ حفاظًا على النفوس ودرءًا للمفاسد المترتبة عن عدم الالتزام

Artinya; Dar Al Iftaa dari Mesir berkata: sesungguhnya kewajiban dalam mengenakan masker dan keputusan pihak berwenang yang berkompeten pada saat wabah hukumnya adalah wajib syar’i.  Untuk melindungi jiwa dan menangkal/menolak kerusakan dari ketidakpatuhan.

Kedua, sejatinya memakai masker untuk melindungi mulut orang yang berpuasa dari masuknya debu ke dalam mulut, atau benda-benda lainnya. Untuk itu memakai masker  sangat dianjurkan, meskipun tak menjadi suatu yang wajib.

Pasalnya ada juga ulama yang mengatakan bahwa debu  yang masuk ke dalam mulut dan hidung membatalkan puasa. Dalam kitab  Mausu’ah Al Fiqhiyyah Al Kuwaitiyyah,  dijelaskan bahwa Imam Asyhab mengatakan bahwa debu dari tepung apabila masuk dalam rongga mulut, misalnya membuat puasa seseorang batal.

Dalam kitab Mausu’ah Al Fiqhiyyah Al Kuwaitiyyah , Jilid 31, halaman 135, menerangkan;

وقال اشهب ; ان غبار الدقيق ونحوه يفطر به الصائم إذا كان الصوم فرضا او واجبا , ولا يفطر به اذا كان نفلا

Artinya; sesungguhnya debu ayakan tepung dan seumpamanya membatalkan puasa, jika puasa itu adalah puasa fardu (wajib). Namun, apabila puasa sunah, maka takbatal puasa.

Pun ada juga lain yang mengatakan bahwa debu yang masuk ke dalam mulut, maka membatalkan puasa. Keterangan itu dijelaskan oleh Imam Alauddin Al Mardawi seorang ulama Fiqih dari mazhab Hanbali, dalam kitab Al-Inshâf fi Ma’rifatir Râjih minal Khilâf . Kata Imam Al Mardawi, bahwa sebagian ulama yang mengatakan bahwa debu yang masuk ke rongga akan membatalkan puasa.

Imam mardhawi berkata;

وحكي في الرعاية قولا; انه يفطر من طار الى حلقه غبار اذا كان غير ماش او غير نخال او  غير وقاد وهو ضعيف جدا

Artinya; Diriwayatkan dalam Ara’yah satu perkataan ulama; sesungguhnya ada debu yang membatalkan puasa jika debu sampai kekerongkongannya. Dengan syarat bahwa debu itu bukan debu orang yang berjalan, atau bukan debu mengayak/menyaring, atau  bukan debu kayu api. Tetapi kata Imam Mardawi, pendapat ini lemah.

Alhasil, bahwa ulama sepakat bahwa debu yang masuk ke dalam rongga bukan sesuatu yang membatalkan puasa. Pendapat itu tercantum dalam kitab terbitan Kementrian Wakaf dan Urusan Islam Kuwait, Mausu’ah Al Fiqhiyyah Al Kuwaitiyyah.

Pada halaman 153 tercatat pendapat para ulama lintas Mazhab, dan berkesimpulan;

اتَّفَقَ الْفُقَهَاءُ عَلَى أَنَّ الصَّائِمَ لاَ يُفْطِرُ بِوُصُول غُبَارِ الطَّرِيقِ إِلَى جَوْفِهِ إِذَا لَمْ يَتَعَمَّدْ ذَلِكَ

Para ulama sepakat bahwa puasa tidak batal dengan masuknya debu jalanan ke rongga perut,  jika  demikia itu perbuatan yang tidak disengaja.

Untuk itu para ulama dalam kitab Mausu’ah Al Fiqhiyyah  menganjurkan untuk memakai penutup mulut dan hidung agar terhindar dari masuknya debu ke dalam mulut. Salah satu upayanya adalah memakai masker saat puasa, agar debu tak masuk ke dalam mulut.

، وَإِنْ أَمْكَنَهُ ذَلِكَ بِتَكْلِيفِهِ إِطْبَاقَ فَمِهِ أَوْ نَحْوِهِ عِنْدَ الْغُبَارِ

Artinya; oleh karena itu, jika memungkinkan demikian ia menyumbat mulutnya pada saat berdebu

Demikian penjelasan terkait hukum memakai masker saat puasa Ramadhan?

(Baca:Hukum Memakai Masker Saat Berpuasa)

100%

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here