Memahami Makna Al-Wakil dalam Asmaulhusna

1
107

BincangSyariah.Com – Kata “Al-Wakil” dalam Asmaulhusna memiliki arti Maha Mewakili atau Pemelihara. Al-Wakil berarti Yang Maha Mewakili atau Pemelihara.

Dua arti tersebut bermakna bahwa Allah Swt. memelihara dan mengurusi segala kebutuhan makhluk-Nya, baik itu dalam urusan dunia atau urusan akhirat.

Allah Swt. menyelesaikan segala sesuatu yang diserahkan hambanya tanpa membiarkan apa pun terbengkalai. Hal tersebut sesuai dengan firman-Nya dalam al-Qur’ān yakni Surat Az-Zumar Ayat 62 sebagai berikut:

 ٱللَّهُ خَٰلِقُ كُلِّ شَىْءٍ ۖ وَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ وَكِيلٌ

Allāhu khāliqu kulli syaiiw wa huwa 'alā kulli syaiiw wakīl

Artinya: “Allah menciptakan segala sesuatu dan Dia memelihara segala sesuatu.”

Orang yang memercayakan segala urusannya kepada Allah Swt., akan mempunyai kepastian bahwa semua akan diselesaikan dengan sebaik-baiknya.

Hal itu hanya mampu dilakukan oleh hamba yang mengetahui bahwa Allah Swt. yang Maha Kuasa dan Maha Pengasih adalah satu-satunya yang dapat dipercaya oleh para hamba-Nya.

Seseorang yang melakukan urusannya dengan sebaik-baiknya dan kemudian akan menyerahkan segala urusan kepada Allah Swt. untuk menentukan karunia-Nya.

Menyerahkan segala urusan hanya kepada Allah Swt. mampu melahirkan sikap tawakal. Tawakal bukan berarti mengabaikan sebab-sebab dari suatu kejadian. Ketawakkalan bisa diibaratkan dengan menyadari sebab-akibat.

Orang harus berusaha untuk mendapatkan apa yang diinginkannya. Rasulullah Saw. bersabda, “Ikatlah untamu dan bertawakkallah kepada Allah Swt.”

Manusia harus menyadari bahwa semua usahanya adalah sebuah doa yang aktif dan harapan akan adanya pertolongan-Nya. Allah Swt. berfirman Q.S. al-An’ām/6:102:

ذَٰلِكُمُ ٱللَّهُ رَبُّكُمْ ۖ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ۖ خَٰلِقُ كُلِّ شَىْءٍ فَٱعْبُدُوهُ ۚ وَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ وَكِيلٌ

żālikumullāhu rabbukum, lā ilāha illā huw, khāliqu kulli syaiin fa'budụh, wa huwa 'alā kulli syaiiw wakīl

Artinya: “(Yang memiliki sifat-sifat yang) demikian itu ialah Allah Tuhan kamu; tidak ada Tuhan selain Dia; Pencipta segala sesuatu, maka sembahlah Dia; dan Dia adalah Pemelihara segala sesuatu.”

Hamba Al-Wakil adalah yang bertawakkal kepada Allah Swt. Tatkala hamba tersebut telah melihat “tangan” Allah Swt. dalam sebab-sebab dan alasan segala sesuatu, sesungguhnya dia telah menyerahkan seluruh hidupnya di tangan al-Wakil.[]

(Baca: Memahami Makna Al-Karim dalam Asmaulhusna)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here