Larangan Meminta-minta Secara Paksa

0
134

BincangSyariah.Com – Islam menganjurkan umatnya untuk memberikan sedekah terbaiknya kepada fakir miskin dan orang-orang yang berjuang di jalan Allah. Meski demikian, Islam tidak membenarkan tindakan meminta-minta. Allah berfirman,

لِلْفُقَرَاءِ الَّذِينَ أُحْصِرُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ لَا يَسْتَطِيعُونَ ضَرْبًا فِي الْأَرْضِ يَحْسَبُهُمُ الْجَاهِلُ أَغْنِيَاءَ مِنَ التَّعَفُّفِ تَعْرِفُهُمْ بِسِيمَاهُمْ لَا يَسْأَلُونَ النَّاسَ إِلْحَافًا ۗ وَمَا تُنْفِقُوا مِنْ خَيْرٍ فَإِنَّ اللَّهَ بِهِ عَلِيمٌ

Artinya: (Berinfaqlah) kepada orang-orang fakir yang terikat (oleh jihad) di jalan Allah; mereka tidak dapat (berusaha) di bumi; orang yang tidak tahu menyangka mereka orang kaya karena memelihara diri dari minta-minta. Kamu kenal mereka dengan melihat sifat-sifatnya, mereka tidak meminta kepada orang secara mendesak. Dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan (di jalan Allah), maka sesungguhnya Allah Maha Mengatahui. (QS. Al-Baqarah: 273)

Menurut Quraish Shihab dalam Tafsir al-Misbah, ayat ini menjelaskan tentang dianjurkan berinfaq kepada orang-orang fakir dan yang berjuang di jalan Allah hingga tidak sempat mencari nafkah. Adapun ciri-ciri orang yang ikhlas berjuang di jalan Allah, adalah mereka tidak meminta kepada orang secara mendesak.

Berdasarkan ayat tersebut para ulama, salah satunya Ibnu Katsir, berpendapat bahwa meminta sedekah tidak boleh dilakukan dengan memaksa. Beliau mengutip beberapa riwayat hadis dalam tafsirnya terkait penjelasan ayat di atas, di antaranya hadis yang diriwayatkan Ahmad berikut ini

قال رسول الله صلى الله عليه سلم ليس المسكينُ الذي ترده التمرة والتمرتان، ولا اللقمة واللقمتان، إنما المسكين الذي يتعفَّفُ؛ اقرؤوا إن شئتم  يعني قوله: لا يَسْأَلُونَ النَّاسَ  إِلْحَافًاٌ

ٌRasulullahsaw bersabda, “Orang miskin itu bukanlah orang yang meminta-minta satu atau dua biji kurma, dan tidak pula sesuap atau dua suap makanan, akan tetapi yang benar-benar miskin adalah orang yang ta’affuf atau menahan diri. Maka baca ayat ini; laa yas’aluunannasa ilhaafa, mereka tidak meminta kepada orang secara mendesak.” (HR. Ahmad)

Riwayat serupa juga diriwayatkan Bukhari dengan redaksi yang berbeda. Secara umum,  hadis ini menjelaskan anjuran menahan diri dan meminta dengan memaksa.



BincangSyariah.Com dikelola oleh jaringan penulis dan tim redaksi yang butuh dukungan untuk bisa menulis secara rutin. Jika kamu merasa kehadiran Bincangsyariah bermanfaat, dukung kami dengan cara download aplikasi Sahabat Berkah. Klik di sini untuk download aplikasinya. Semoga berkah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here