Larangan Membiarkan Tetangga Kelaparan

0
8904

BincangSyariah.Com –  Manusia berharap dan  berkeinginanan untuk mendapat pertolongan dan bantuan dari Allah. Bantuan mendapatkan kesembuhan dan kesehatan di kala seseorang sedang sakit. Bantuan mendapatkan rezeki cukup di waktu ia ditimpa kefakiran dan kemiskinan.

Bantuan mendapatkan ilmu dan pengetahuan di kala ia tidak tahu dan dalam kebodohan. Bantuan mendapatkan keamanan dan kenyamanan di saat ia dihinggapi rasa takut dan kekhawatiran, dan lain sebagainya.

Namun mendapat pertolongan dan bantuan dari Allah itu tidak sesuai dengan kehendak manusia. Sebab Allah telah menetapkan terwujudnya pertolongan-Nya itu dengan suatu syarat yakni orang tersebut juga selalu bersedia menolong saudaranya. Sebagaimana telah dijelaskan oleh Rasulullah dalam hadisnya:

وَ اللهُ فىِ عَوْنِ اْلعَبْدِ مَا كَانَ اْلعَبْدُ فىِ عَوْنِ أَخِيْهِ

Allah senantiasa menolong seorang hamba selama hamba itu menolong saudaranya 

Dengan demikian, Islam memang telah mengatur hubungan antar sesama manusia, dengan pola interaksi yang mengedepankan nilai-nilai luhur, sehingga hubungan dan komunkasi antar tetangga tetap terjalin baik dan harmonis. Anjuran berbuat baik terhadap tetangga juga sangat ditekankan oleh Rasulullah saw.

Dalam sebuah hadisnya, beliau mempertegas perintah memuliakan tetangga yang dikaitkan secara langsung dengan iman seseorang. Jika kamu beriman kepada Allah dan hari akhir, maka berbuat baiklah kepada tetangga.

Salah satu bentuk adab antar tetangga aalah tidak membiarkannya kelaparan ketika kita kenyang dengan santapan lezat di meja makan. Bersedekah kepada tetangga jika membutuhkan sangat ditekankan oleh Rasulullah. Beliau menganjurkan kepada muslim jika memasak sayur, maka perbanyaklah sayurnya. Yang demikian agar tetap bisa berbagi dengan tetangga teredekatmya, yakni bisa memberikan sebagiannya kepada tetangga dengan cara yang baik.

Islam melarang kita untuk membiarkan tetangga dalam kondisi kelaparan. Rasulullah mengabarkan kepada kita ancaman terhadap orang yang enggan dan lalai dalam berbuat baik terhadap tetangga. Beliau bersabda:

Baca Juga :  Dahulukan Salam atau Mengetuk Pintu Ketika Hendak Masuk Rumah Orang Lain?

وقال صلى الله عليه وسلم ما امن بي من با ت شبعان وجاره جائع الى جنبه وهو يعلم

Rasulullah bersabda: Tidaklah beriman kepada-Ku orang yang tidur dalam keadaan kenyang. Sedang tetangganya kelaparan sampai ke lambungnya. Padahal ia (orang yang kenyang) mengetahui.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here