Hukum Laki-laki Memakai Kalung Selain Emas dan Perak

0
8

BincangSyariah.Com – Saat ini kita sering menjumpai seorang laki-laki yang memakai kalung yang terbuat selain dari emas dan perak, seperti terbuat dari besi, stainless, dan lainnya. Sebenarnya, bagaimana hukum laki-laki memakai kalung selain emas dan perak dalam Islam?

Bagi laki-laki, memakai kalung yang terbuat dari selain emas dan perak hukumnya diperbolehkan. Laki-laki tidak dilarang memakai kalung yang terbuat dari besi, terbuat dari bahan plastik, kayu, besi, kulit, benang dan lainnya. (Baca: Hukum Shalat Memakai Gelang, Apakah Shalat Sah?)

Menurut kebanyakan para ulama, ada dua syarat laki-laki boleh memakai kalung. Pertama, kalung tersebut tidak terbuat dari emas atau perak. Kedua, bukan kalung yang khusus digunakan perempuan.

Jika kalung yang digunakan laki-laki terbuat dari emas, maka para ulama sepakat bahwa hal itu hukumnya haram. Ini berdasarkan hadis riwayat Imam Al-Nasai, dari Ali bin Abi Thalib, dia berkata;

إن نبي الله -صلَّى الله عليه وسلم- أخذَ حريراً فجعلَه في يمينه، وأخذ ذهباً فجعله في شِمَالِه، ثم قال: إنَّ هذينِ حَرَامٌ على ذُكُورِ أُمَّتي

Nabi Saw mengambil sutera dan diletakkan di tangan kanannya, lalu mengambil emas dan diletakkan di tangan kirinya, kemudian beliau bersabda: “Sesungguhnya keduanya ini haram bagi laki-laki dari umatku.

Adapun jika kalung tersebut terbuat dari perak, maka kebanyakan ulama mengharamkan. Sementara Imam Al-Ghazali dan Imam Al-Mutawalli membolehkan. Di antara dua pendapat ini, yang lebih shahih adalah pendapat pertama, yaitu haram. Hal ini karena kalung yang terbuat dari perak termasuk perhiasan yang menyerupai perhiasan perempuan. Sementara menyerupai perempuan hukumnya tidak boleh dalam Islam. (Baca: Hukum Istri Memakai Baju Suami)

Ini sebagaimana disebutkan oleh Imam Nawawi dalam kitab Al-Majmu berikut;

قال أصحابنا يجوز للرجل خاتم الفضة بالاجماع وأما ما سواه من حلي الفضة كالسوار والمدملج والطوق ونحوها فقطع الجمهور بتحريمها وقال المتولي والغزالي في الفتاوى يجوز لانه لم يثبت في الفضة الا تحريم الاواني وتحريم التشبه بالنساء والصحيح الاول لان في هذا تشبها بالنساء وهو حرام

Artinya:

Ulama kami berkata; Boleh bagi laki-laki memakai cincin perak dengan kesepakatan para ulama. Adapun selain cincin dari semua perhiasan yang terbuat dari perak, seperti gelang tangan, gelang lengan, kalung dan semacamnya, maka kebanyakan ulama mengharamkannya.

Sementara Imam Al-Mutawalli dan Imam Al-Ghazali dalam kitab Al-Fatawa mengatakan bahwa boleh laki-laki memakai perhiasan yang terbuat dari perak. Ini karena tidak ada ketetapan mengenai keharaman perak kecuali memakai dalam bentuk wadah dan keharaman menyerupai perempuan. Pendapat yang shahih adalah pendapat pertama, karena dalam hal ini bisa menyerupai perempuan, dan menyerupai perempuan hukumnya haram.

Dengan demikian, dapat diketahui bahwa hukum memakai kalung yang terbuat selain dari emas dan perak hukumnya boleh, dengan syarat kalung tersebut bukan kalung yang khusus digunakan oleh perempuan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here