Koin Emas Era Abbasiyah Ditemukan Setelah Terkubur 1.100 Tahun

0
108

BincangSyariah.Com – Dinasti Abbasiyah mengganti dinasti Umayyah. Pusat dinasti Abbasiyah ada di Baghdad yang sekarang menjadi ibu kota Irak. Era keemasan dinasti ini adalah saat Khalifah Harun al-Rashid berkuasa pada 786-809. Era dinasti Abbasiyah berakhir setelah penyerbuan bangsa Mongol pada 1258. (Baca: Periode Perkembangan Dinasti Abbasiyah)

Kabar datang dari relawan di situs penggalian di Israel. Mereka menemukan 425 koin emas yang berusia 1.100 di dalam sebuah tembikar. Koin-koin tersebut ditemukan di kawasan yang menjadi bagian dari dinasti Abbasiyah di masa lampau.

BBC News mewartakan bahwa berat koin-koin tersebut adalah sekitar 845 gram. Koin-koin yang ditemukan diyakini bernilai besar saat sang pemilik menaruhnya di satu di tembikar lalu menguburkannya di dalam tanah.

Para ahli arkeologi menyatakan bahwa nilai-nilai koin tersebut cukup untuk membeli rumah mewah pada zaman dinasti Abbasiyah. Tapi yang menjadi pertanyaan besar adalah, siapa pemilik koin dan mengapa ia tak mengambil koin emas tersebut.?

“Pasti ada orang yang sengaja mengubur harta karun ini pada 1.100 tahun lalu dan berharap suatu saat nanti harta ini akan diambil kembali. Tembikar ini ditanam dengan paku, dengan harapan tembikar tidak berubah tempat,” papar direktur penggalian, Liat Nadav-Ziv dan Elie Haddad.

Kedua arkeolog tersebut bekerja di otorita kepurbakalaan Israel. Nadav-Ziv dan Haddad menjelaskan bawa temuan ratusan koin emas termasuk sangat jarang terjadi.

“Kami hampir tidak pernah menemukan koin-koin seperti ini dalam penggalian-penggalian arkeologis, karena emas sangat berharga dan logam mulai ini dicetak ulang selama beberapa generasi,” kata Nadav-Ziv dan Haddad.

“Luar biasa (rasanya). Saya menggali dan melihat benda yang tampak seperti daun-daun tipis. Ketika saya lihat lebih dekat, ternyata koin-koin emas,” kata remaja yang menemukan harta karun, Oz Cohen.

Baca Juga :  Tafsir Surat al-Bayyinah 1-3: Sindiran Terhadap Mereka yang Ingkar

Seorang pakar koin bernama Robert Kool menyatakan bahwa selain ratusan koin emas, ditemukan pula potongan kepingan emas dalam ukuran lebih kecil yang mungkin dulunya difungsikan sebagai uang kembalian.

Salah satu koin yang ditemukan diketahui dicetak di Konstantinopel atau yang sekarang dinamai daerah Istanbul, di era Kaisar Bizantium, Theopilos. Temuan ini menjadi salah satu bukti bahwa ada bukti fisik hubungan rivalitas di antara dua kekaisaran.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here