Keutamaan Menyingkirkan Benda Tajam di Jalanan

0
524

BincangSyariah.Com – Seringkali kita jumpai sepeda motor atau mobil mengalami kebocoran di area bannya. Salah satu penyebabnya adalah paku-paku atau benda tajam yang berada di jalanan yang ia lewati. Oleh karena itu, maka perjalanannya pun terhambat. Apalagi jika benda-benda tajam tersebut terkena pejalan kaki, maka ia akan segera membutuhkan pertolongan untuk lukanya.

Padahal, Rasulullah Saw. di dalam sabdanya pernah menyampaikan hadis sebagai berikut.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: بَيْنَمَا رَجُلٌ يَمْشِي فِي طَرِيقٍ إِذْ وَجَدَ غُصْنَ شَوْكٍ فَأَخَّرَهُ فَشَكَرَ اللَّهُ لَهُ فَغَفَرَ لَهُ. رواه والترمذي.

Dari Abu Hurairah r.a., dari Nabi Saw, beliau bersabda, “Di antara seseorang yang berjalan di jalanan, ketika ia menemukan ranting yang berduri, ia pun menyingkirkannya, maka Allah bersyukur kepadanya, lalu Dia mengampuninya. (HR. At-Tirmidzi).

Hadis yang juga diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari, Muslim, Ibnu Majah, dan Ibnu Khuzaimah tersebut menerangkan tentang keutamaan menyingkirkan benda tajam di jalanan.

Meskipun di dalam hadis tersebut Rasulullah Saw. mencontohkan dengan ranting pohon yang berduri. Namun para ulama menyamaratakan kepada semua benda-benda atau hal-hal yang ada di jalanan yang dapat menyakiti manusia.

Adapun maksud Allah bersyukur kepadanya, menurut Imam Al-Jazari di dalam kitabnya An-Nihayah bahwa salah satu nama-nama Allah Swt. adalah Asy-Syakur (Maha yang Banyak Bersyukur).

Artinya, Dia akan melipatgandakan amal-amal hamba-Nya yang kecil/dianggap remeh sebagai balasan bagi mereka, lalu Dia mensyukurinya dengan mengampuninya. Dilipatgandakannya balasan dan diampuni dosa tersebut merupakan bentuk banyaknya syukur Allah Swt.

Sementara imam Ibnu Hajar Al-Asqalani di dalam kitabnya Fathul Bari mengatakan bahwa makna Allah Swt. bersyukur kepadanya adalah Allah Swt. rida atas perbuatannya tersebut.

Baca Juga :  Amalan-amalan untuk Merayakan Maulid Nabi

Oleh karena itu, jika kita menemukan benda-benda tajam yang dapat membahayakan bagi pengguna jalan, maka singkirkanlah agar tidak ada korban. Baik benda itu satu paku kecil, batu, atau pohon besar yang tumbang di tengah jalan. Namun, makna hadis tersebut juga bisa meluas dalam keadaan apapun dan di manapun. Yakni selama kita mengetahui hal-hal yang berbahaya, maka hendaknya kita segera tanggap untuk dapat menghilangkannya semampu kita.

Demikianlan sabda Nabi saw. tentang keutamaan menyingkirkan benda tajam di jalanan. Di mana Allah Swt. akan meridainya dan mengampuninya. Semoga kita dapat mengamalkannya. Aamiin. Wa Allahu A’lam bis Shawab.

Anda dapat membaca artikel-artikel Annisa Nurul Hasanah lainnya di sini.



BincangSyariah.Com dikelola oleh jaringan penulis dan tim redaksi yang butuh dukungan untuk bisa menulis secara rutin. Jika kamu merasa kehadiran Bincangsyariah bermanfaat, dukung kami dengan cara download aplikasi Sahabat Berkah. Klik di sini untuk download aplikasinya. Semoga berkah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here