Ketika Penghuni Surga Ingin Punya Anak

0
1533

BincangSyariah.Com – Sebagaimana kita ketahui bahwa di surga terdapat segala apa yang diinginkan oleh penghuninya. Hal itu berdasarkan firman Allah dalam surat Az-Zukhruf: 71,

يُطَافُ عَلَيْهِمْ بِصِحَافٍ مِنْ ذَهَبٍ وَأَكْوَابٍ ۖ وَفِيهَا مَا تَشْتَهِيهِ الْأَنْفُسُ وَتَلَذُّ الْأَعْيُنُ ۖ وَأَنْتُمْ فِيهَا خَالِدُونَ

“Diedarkan kepada mereka piring-piring dari emas, dan piala-piala dan di dalam surga itu terdapat segala apa yang diingini oleh hati dan sedap (dipandang) mata dan kamu kekal di dalamnya”.

Lalu bagaimana seandainya penghuni surga menginginkan seorang anak. Apakah keinginan itu mungkin terwujud? Jika ia, apakah proses untuk memiliki seroang anak sama seperti ketika di dunia? Untuk mendapatkan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tersebut mari kita telaah hadist dari sahabat Abi Sa’id Al-Khudri di bawah ini.

الْمُؤْمِنُ إِذَا اشْتَهَى الْوَلَدَ فِي الْجَنَّةِ كَانَ حَمْلُهُ وَوَضْعُهُ وَسِنُّهُ فِي سَاعَةٍ كَمَا يَشْتَهِي

Seorang mukmin jika menginginkan anak di surga, maka kehamilannya, kelahirannya dan pertumbuhannya dalam sesaat sebagaimana yang ia inginkan (HR. At-Tirmidzi & Ibnu Majah)

Dari hadist tersebut kita dapat menjawab pertanyaan pertama. Apakah mungkin penghuni surga memiliki anak jika mereka menginginkannya? Jawabannya, mungkin. Lalu pertanyaan kedua, apakah proses untuk memiliki anak di surga sama seperti ketika di dunia? Ya, bagi penghuni surga yang ingin memiliki anak, berdasarkan hadist diatas, maka ada proses kehamilan, kelahiran dan pertumbuhan anak. Tentu saja, sebagaimana jamak diketahui bahwa di surga juga terdapat hubungan suami istri.

Yang membedakan antara proses memiliki anak di dunia dengan di surga adalah waktu. Di dunia, jika seseorang ingin memiliki anak maka mereka harus melewati proses yang cukup lama. Mulai dari menikah, melakukan hubungan suami istri, hamil (jika langsung hamil), melahirkan dan proses pertumbuhan bayi. Semua itu berjalan menurut sunnatullah sebagaimana yang sudah kita kenal.

Baca Juga :  Fikih Ekonomi (2): Harta dan Kepemilikannya dalam Islam

Berbeda dengan penghuni surga saat mereka ingin memiliki seorang anak. Berdasar hadist diatas, antara kehamilan, kelahiran dan pertumbuhan anak terjadi dalam satu waktu sesuai yang diinginkan. Begitu pula, jika mereka ingin proses itu terjadi bersamaan dengan hubungan suami istri yang mereka lakukan. Hal itu pasti terjadi karena bagi mereka apa yang mereka inginkan di surga.

Kebolehan memiliki anak ketika penghuni surga menginginkannya adalah hak penghuni surga yang sudah dijamin oleh Allah lewat firman-Nya dalam surat az-zukhruf ayat 71 diatas. Pertanyaannya kemudian, apakah penghuni surga menginginkan seorang anak di surga? Imam Al-Qurtubi dalam mukhtashor tazkirotul qurtubi (201), cet. Hakikat Kitabevi, berkata :

وقد اختلف العلماء في هذا فقال بعضهم ان في الجنة جماعا ولا يكون منه ولد وبه قال مجاهد وطاوس وابراهم النخعي

“Dan sungguh ulama berbeda pendapat dalam masalah ini. Maka sebagian dari mereka berkata ‘Sesungguhnya di dalam surga ada jima’ (hubungan suami istri) tetapi tidak ada anak (yang terlahir) dari jima’ tersebut’ pendapat ini dikemukakan oleh Mujahid, Thowus, dan Ibrahim An-Nakho’i”

Kenapa dari jima’ yang dilakukan oleh penghuni surga tidak melahirkan anak? Imam Al-Qurtubi menjelaskan hal tersebut dengan mengutip komentar Imam Ishaq Bin Ibrahim terhadap hadist diatas,

وقال اسحاق بن ابراهيم وغيره كما في الحديث (ان المؤمن إِذَا اشْتَهَى الْوَلَدَ فِي الْجَنَّةِ كَانَ فِي سَاعَةٍ وَاحِدَةٍ كَمَا يَشْتَهِي ) وَلَكِنْ لَا يَشْتَهِي

Imam Ishaq Bin Ibrahim dan yang lain berkata mengomentari hadis (Sesungguhnya seorang mukmin ketika mereka menginginkan anak di surga maka keinginan tersebut terwujud dalam satu saat saja seperti yang diinginkan) “Tetapi mereka tidak menginginkan (anak)”.

Jadi, meskipun jika penghuni surga ingin memiliki anak akan terwujud sesuai yang mereka inginkan. Akan tetapi, mereka tidak menginginkannya sehingga mereka pun tidak memiliki anak di surga. Hal itu sebagaimana ditegaskan oleh hadis berikut,

Baca Juga :  Tafsir Surah al-Rahman Ayat 48-55; Gambaran Surga di Akhirat

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم ان أهل الجنة لا يكون لهم فيها ولد

Rasulullah Saw bersabda “Sesungguhnya penghuni surga mereka tidak memiliki anak di suga” (HR. Abu Rozin Al-‘Aqili).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here