Kesunahan Memberi Minum pada Orang Sakaratul Maut

0
1101

BincangSyariah.Com – Sakaratul maut merupakan sebuah kondisi menjelang kematian seseorang, yakni saat Malaikat Pencabut Nyawa sedang melakukan tugasnya untuk mencabut nyawa seseorang. Banyak dalil yang menyebutkan bahwa sakaratul maut menimbulkan rasa sakit yang luar biasa. Rasa sakit tersebut kemudian menimbulkan rasa haus yang luar biasa. Hal ini lah yang mendorong seseorang biasanya memberikan minum pada orang sakaratul maut.

Pemberian minum kepada orang yang sedang saakaratul maut ini biasanya dalam budaya Jawa disebut sebagai “maringi sangu”, yang berarti memberikan bekal berupa minuman untuk menuju perjalanan menuju kematian. Ada sebagian orang yang percaya bahwa biasanya orang yang sedang sakit menuju kematian, sebelum sakaratul maut, biasanya ia akan terlihat agak sehat sedikit, meminta makan atau minum, dan tidak lama kemudian meninggal.

Lantas bagaimana sesungguhnya hukum memberikan minum pada orang yang sakaratul maut tersebut?

Sayyid Abdurrahman bin Muhammad bin Husein bin Umar Ba’alawi dalam kitab Bughyah al-Mustarsyidin, (Beirut: Dar al-Fikr, 2000; h. 151) menyebutkan hukum sunnah untuk memberikan minum kepada orang yang sedang sakaratul maut, bahkan bisa menjadi wajib apabila yang bersangkutan terlihat sangat membutuhkan.

ويجرع الماء ندباً بل وجوباً إن ظهرت أمارات تدل على احتياجه، كأن يهشّ إذا فعل به ذلك، لأن العطش يغلب لشدّة النزع، ولذلك يأتي الشيطان بماء زلال ويقول: قل لا إله غيري حتى أسقيك.

“Memberikan air minum (pada orang yang sakaratul maut) hukumnya sunnah, bahkan wajib apabila ada tanda-tanda bahwa ia memang sangat membutuhkannya, seolah ia akan merasa sangat segar apabila melakukannya. Karena rasa haus timbul akibat hebatnya rasa sakit dicabutnya nyawa. Karena hal ini, setan akan hadir mendatangi orang yang sakaratul maut dengan membawa air zalal sambil berkata: “Katakanlah bahwa tiada tuhan selain aku, maka aku akan memberikan kamu minum.”

Melihat pada pemaparan diatas, terdapat dalil yang menyebutkan bahwa menjelang kematian seseorang, setan akan menggoda orang tersebut agar keluar dari keimanan dengan jalan menawarkan air minum palsu yang saat itu sangat dibutuhkan. Oleh karenanya sangat dianjurkan bagi kita untuk memberikan minum pada orang yang sedang sakaratul maut untuk mengurangi penderitaannya sekaligus menghindarkan dari godaan setan.

Baca Juga :  Kasus Menjuluki "Monyet", Ini Nasihat Islam soal Tatakrama Memberi Julukan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here