Jika Anda Stabil dalam Empat Hal Ini, Pertanda Anda Sempurna di Mata Allah

0
1076

BincangSyariah.Com – Kesempurnaan hanyalah milik Allah. Sesempurna apa pun manusia, pasti kita akan temukan kekurangannya cepat atau lambat. Oleh karena itu, bagi manusia yang penuh dengan kekurangan dalam berbagai hal, kita tidak sepatutnya bangga dan menyombongkan diri di hadapan manusia lainnya. Selain itu, manusia juga harus pandai menata hati agar selalu stabil dan tidak galau dalam kondisi sukses maupun terpuruk.

Syekh Abu ‘Utsman al-Hairi, sahabat sufi agung Syekh al-Junaid Bagdad, Irak, memberi wejangan pada kita demikian:
لا يكمل الرجل حتى يستوي قلبه في المنع والعطاء، وفي العز والذل
Seseorang itu belum sempurna sampai hatinya stabil saat tertunda (keberhasilannya), tercapai (cita-citanya), (mendapatkan) kemulian, dan kehinaan.

 

Dari kutipan nasihat di atas yang tercantum dalam kitab Siyar A’lamin Nubala, ada empat hal yang dapat kita simpulkan. Pertama, harapan tak tercapai, hati tetap tenang. Kedua, harapan tercapai, hati pun tidak bangga. Ketiga, saat sedang menjadi selebritas, alias dihormati banyak orang, hatinya biasa-biasa saja, karena semua itu pemberian Tuhan. Keempat, saat tidak dihargai orang lain, ya hatinya tidak kecewa dan gundah, karena mengangkat dan menghinakan seseorang itu hak prerogatif Tuhan.

Inilah hakikat kesempurnaan bagi manusia, yaitu mereka yang pandai menata hati. Mereka yang tidak merasa bangga dan paling benar atas capaian dan kesuksesannya. Saat gagal, mereka tetap tegar dan semangat, tanpa merasakan gundah yang berlebih. Ia sadar bahwa Allah berada di balik semua itu. Ia sadar pasti ada hikmah di balik kegagalannya tersebut, walaupun ia sudah berdoa dan berusaha maksimal.
Baca Juga :  Hukum Menjatuhkan Talak Melalui Orang Lain

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here