Habib Luthfi: Jangan Langsung Minum Setelah Makan

11
21716

BincangSyariah.Com – Al-Habib Muhammad Luthfi bin Yahya, salah satu ulama yang sangat disegani di negeri kita karena keluasan ilmu dan keindahan akhlaknya, beliau dikenal sebagai ulama yang mutafannin (menyelami banyak fan ilmu). Beliau sering menyampaikan dalam berbagai ceramahnya tentang bagaimana menjaga kesehatan dari pola makan, di antaranya adalah hendaknya tidak langsung minum setelah selesai makan, tunggu minimal 30 menit, kata beliau, makanan itu diproses dulu dengan baik oleh organ dalam tubuh.

Beliau menambahkan, bahwa Rasulullah Saw ketika setelah makan tidak langsung minum. Barangkali ada yang masih bertanya-tanya tentang pendapat di atas. Dalam pandangan penulis, dawuh beliau itu salah satu bukti bahwa beliau adalah ulama yang mutafannin, seperti para ulama dahulu yang menguasai banyak bidang ilmu. Imam Al-Ghazali dalam Ihya’-nya mengatakan:

وأن لا يكثر الشرب في أثناء الطعام إلا إذا غص بلقمة أو صدق عطشه فقد قيل إن ذلك مستحب في الطب

Dan hendaknya tidak banyak minum ketika makan kecuali untuk melancarkan jalannya makanan yang tersendat atau haus, ada yang mengatakan hal seperti itu dianjurkan dalam ilmu kedokteran

Selain Al-Ghazali, banyak yang mengungkapkan hal serupa, seperti Ibn Muflih dan juga Ibn al-Qayyim, berikut ini apa yang dikatakan Ibn Muflih dalam Al-Adab Al-Syar’iyyah:

وتفسد الفاكهة بشرب الماء عليها ، قال بعض الأطباء : مصابرة العطش بعد جميع الفواكه نعم الدواء لها

Buah yang dicerna di dalam perut akan rusak sebab air yang mencampurinya. Sebagian ahli kedokteran mengatakan bahwa menahan haus setelah makan buah-buahan adalah sebaik-baiknya obat

Sedangkan Ibn al-Qayyim dalam Al-Thibb Al-Nabawiy mengatakan:

ولم يكن من هديه أن يشرب على طعامه فيفسده ولا سيما إن كان الماء حارا أو باردا فإنه رديء جدا

Baca Juga :  Jamal Khashoggi dan Akhir Hayatnya

Dan minum setelah makan bukan merupakan petunjuk Nabi Saw, air tersebut dapat merusak makanan, terutama jika airnya panas atau dingin, sungguh itu sangat buruk

Dalam dunia medis, meminum air tepat setelah makan dikatakan dapat membuat enzim pencernaan di dalam perut menjadi lebih encer dan akhirnya tidak akan mencerna makanan dengan baik. Akibatnya, makanan tidak dicerna dengan baik, Kandungan glukosa dari makanan yang tak dicerna ini akan berubah menjadi lemak dan akhirnya memicu kenaikan kadar insulin.

Hal ini akan meningkatkan kadar gula darah sehingga risiko untuk terkena obesitas dan diabetes pun meningkat. Claire Martin, nutrisionis asal California, Amerika Serikat menjelaskan minum air putih di sela atau usai makan bisa memperburuk gastroesophageal reflux disease (GERD) alias naiknya asam lambung. Hal ini bisa menyebabkan kembung, perut tak nyaman, dan gangguan pencernaan. Wallahu a’lam.

11 KOMENTAR

  1. Rak ngrokok marake stres, ndadekne saklek haha
    Tubuh sehat pikiran saklek kui wong rak ngrokok ,
    Nak ngrokok pikiran sehat tubuh sehat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here