Inilah Para Nabi dan Sahabat yang Menikah Pada Hari Jumat

0
10

BincangSyariah.Com–Menikah pada  hari Jumat sangat dianjurkan dalam Islam.  Tercatat Para  Nabi  dan Sahabat yang Menikah Pada Hari Jum’at. Hal itu senada dengan hadis Nabi dalam kitab  Bi’satul Majlis;

سؤل رسول الله صلى الله و سلم عن يوم الجمعة; فقال يوم صلة و نكاح

Artinya: Suatu waktu Nabi Muhammad ditanya tentang hari Jumat, lantas beliau menjawab bahwa hari Jumat adalah menjalanin silaturrahmi dan hari melaksakan nikah.

Ulama dari Mazhab Maliki, Ibn Qudamah  menyebut sunat hukumnya menjalan aqad nikah pada hari Jumat. Ia berkata dalam kitab al-Mugni;

” يستحب عقد النكاح يوم الجمعة ” انتهى

Artinya: Sunat hukumnya melaksanakan aqad nikah pada hari Jumat.

Imam Nafrowi dalam al-Fawakih ad-Dawani,  menyebutkan tentang sunatnya melakukan nikah pada hari Jumat. Ia berkata:

ويستحب كون الخطبة والعقد يوم الجمعة

Artinya; Disunatkan melakukan khutbah nikah dan akad nikah pada hari Jumat.

Nah dalam sejarah tercatat ada 7 orang  mulia yang menikah pada hari Jum’at.  Terdiri dari; enam orang Nabi, dan satu orang Khulafaur Rasyidin. Penjelasan itu bisa dibaca dalam dikutip dalam kitab karya Abu Nashr Muhammad bin Abdurrahman al-hamdany, Al-Syabiyat fil mawaiidil al-Bariyat.

Berikut Para Nabi dan Sahabat yang menikah pada hari Jumat;

  1. Nabi Adam dengan Siti Hawa
  2. Nabi Musa dengan Shafura
  3. Nabi Yusuf dengan Zulaikha
  4. Nabi Sulaiman dengan Ratu Balqis
  5. Nabi Muhammad dengan Siti Khadijah
  6. Nabi Muhammad dengan Aisyah
  7. Saidina Ali dengan Siti Fatimah

Demikianlah para nabi dan sahabat yang menikah pada hari Jumat. Menikah adalah salah satu ibadah yang akan menyempurnakan hidup seorang manusia. Membangun biduk rumah tangga dalam Islam akan mendapatkan pahala.

(Baca:Bagaimana Hukum Nikah Lotre dalam Islam?)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here