Inilah Orang yang Tidak Akah Terjamah Api Neraka

1
1039

BincangSyariah.Com – Neraka adalah tempat kediaman terburuk untuk manusia, dimana api neraka jauh lebih panas dari api di dunia. Neraka itu didesain untuk setiap jiwa yang mendustakan Allah dan Rasul-Nya. Suatu hari Jibril datang kepada Rasulullah saw dengan wajah sedih. Rasulullah heran melihatnya, tidak biasanya dia datang dengan wajah seperti itu.

Kemudian beliau bertanya pada Jibril, mengapa dia berwajah sedih. Biasanya dia datang dengan wajah berbinar. Jibril menjawab, “Bagaimana aku tidak sedih, sekarang api neraka telah ditiup. Seribu tahun dinyalakan hingga memerah, kemudian seribu tahun lagi hingga memutih. Dan seribu tahun (ketiga) menjadi hitam dan gelap. Jika setetes api itu diletakkan di dunia maka seluruh dunia ini akan terbakar wahai Muhammad.”

Begitu pedihnya siksa api neraka yang tergambarkan dari keterangan di atas. Sebab itulah doa yang sering dibaca oleh seorang muslim adalah doa sapu jagad, sebuah doa untuk memohon kebaikan di dunia, akhirat serta diselamatkan dari api neraka. Dari Anas bin Malik, beliau mengatakan,

كَانَ أكثرُ دعاءِ النبيّ – صلى الله عليه وسلم – : (( اللَّهُمَّ آتِنَا في الدُّنْيَا حَسَنَةً ، وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً ، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ )) متفقٌ عَلَيْهِ

“Doa yang lebih sering diucapkan Rasulullah shallAllahu wa’alaihi wa sallam adalah Allahumma aatina fid dunyaa hasanah, wa fil akhiroti hasanah, wa qinaa ‘adzaban naar (Ya Allah, berikanlah kepada Kami kebaikan di dunia, berikan pula kebaikan di akhirat dan lindungilah Kami dari adzab Neraka).”

Tak ada seorangpun yang menginginkan dirinya terjerumus dan merasakan pedihnya ai neraka. Bahkan Rasulullah amat mencintai umatnya sehingga tidak rela jika salah satu umatnya harus merasakan panasnya siksaan api neraka dalam neraka. Tak heran jika Rasulullah memberi peringatan kepada sahabat dan umatnya untuk tidka melakukan amalan yang menjerumuskan mereka dalam neraka. Selain itu Rasulullah juga telah memberitahu mereka lewat hadisnya, bahwa ada dua amalan yang menyebabkan api neraka tidak bisa menjamahnya. Nabi bersabda:

Baca Juga :  Perbedaan Antara Hak Allah dan Hak Adami

عينان لم تمسهما النار عين بكت من خشية الله وعين بكت تحرس في سبيل الله

Dua mata yang tidak akan terjamah oleh api neraka, yaitu mata yang menangis karena takut kepada Allah dan mata yang semalam-malaman selalu berjaga di jalan Allah (HR Tirmidzi)

Hadis tersebut mengingatkan bahwa seseorang yang menangis karena rasa takutnya kepada Allah bisa menyelamatkan dirinya dari jamahan api neraka kelak. Takutya kepada Allah membuatnya bisa teguh menjauhi larangan-Nya meski berat untuk dirinya. Namun itulah sebuah indikasi yang nyata bagi keimanan seseorang.

Begitu juga dengan seseorang yang begadang atau menjaga malamnya bumi di jalan-Nya. Mereka menghidupkan malam dengan banyak mengingta-Nya, bisa dengan qiyamul lail, membaca al-Qur’an atau sekedar bertadabbur tetang ayat-Nya



BincangSyariah.Com dikelola oleh jaringan penulis dan tim redaksi yang butuh dukungan untuk bisa menulis secara rutin. Jika kamu merasa kehadiran Bincangsyariah bermanfaat, dukung kami dengan cara download aplikasi Sahabat Berkah. Klik di sini untuk download aplikasinya. Semoga berkah.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here