Inilah Hakikat Maulid Menurut Para Ulama

2
686

BincangSyariah.Com – Setiap bulan Rabiul Awal, umat Muslim di berbagai dunia selalu mengadakan peringatan maulid Nabi Saw. Ulama sepakat bahwa Nabi Saw. dilahirkan pada hari Senin bulan Rabiul Awal. Karena itu, mereka selalu memperingatinya setiap tahun pada bulan Rabiul Awal. Lantas apa hakikat maulid menurut mereka?

Setidaknya, ada tiga hakikat peringatan maulid menurut para ulama. Ini penting untuk diketahui bersama agar semua tahu maksud dan tujuan para ulama dan kaum Muslim mengadakan peringatan maulid Nabi Saw.

Pertama, untuk mengungkapkan rasa cinta kepada Nabi Saw. Para ulama dan kaum Muslim mengadakan maulid karena didorong kecintaan dan kerinduan kepada Nabi Saw. Ini salah satu cara yang mereka tempuh untuk mengungkapkan rasa cinta mereka kepada Nabi Saw. Dalam kitab I’anatut Thalibin disebutkan bahwa Imam Assirri Assaqathi mengatakan;

من قصد موضعا يقرأ فيه مولد النبي (صلى الله عليه وسلم) فقد قصد روضة من رياض الجنة لانه ما قصد ذلك الموضع إلا لمحبة الرسول. وقد قال عليه السلام: من أحبني كان معي في الجنة

“Barangsiapa yang menghadiri tempat pembacaan maulid Nabi Saw, maka sungguh dia menghadiri salah taman dari taman-taman surga. Hal ini karena sesungguhnya tiada dia menghadiri tempat itu melainkan karena cintanya kepada Rasul. Dan Nabi Saw pernah bersabda, ‘Barangsiapa mencintaiku, maka dia akan bersamaku di dalam surga.’”

Kedua, untuk mengagungkan kemuliaan dan kedudukan Nabi Saw. Salah satu bentuk para ulama dan kaum Muslim mengagungkan kemuliaan dan kedudukan Nabi Saw. adalah dengan memperingati kelahirannya. Disebutkan dalam kitab I’anatut Thalibin bahwa Imam Junaid Albaghdadi pernah berkata;

من حضر مولد الرسول وعظم قدره فقد فاز بالايمان

Baca Juga :  Hikmah Pagi: Hati Oh Hati

“Barangsiapa menghadiri maulid Rasulullah Saw. dan mengagungkan kemuliaan dan kedudukannya, maka dia telah beruntung dengan keimanannya.”

Ketiga, untuk bersyukur dan menampakkan suka cita atas kelahiran Nabi Saw. Nikmat terbesar yang diberikan Allah kepada kaum Muslim adalah kelahiran Nabi Saw. Karena itu, nikmat ini patut untuk disyukuri dan sambut dengan suka cita dengan memperingati kelahirannya. Dalam kitab Almadkhol, Imam Ibnul Hajj Almaliki berkata;

فكان يجب أن نزداد يوم الاثنين الثاني عشر من ربيع الأول من العبادات والخير شكرا للمولى على ما أولانا من هذه النعم العظيمة وأعظمها ميلاد المصطفى صلى الله عليه وسلم. ومن تعظيمه صلى الله عليه وآله وسلم الفرح بليلة ولادته وقراءة المولد

“Menjadi sebuah kewajiban bagi kita untuk menambah ibadah dan kebaikan setiap hari Senin bulan Rabiul Awal karena sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah atas anugerah nikmat-nikmat besar ini kepada kita. Dan nikmay paling besar adalah kelahiran Nabi Saw. Dan salah satu cara mengagungkan Nabi Saw. adalah berbahagia di malam kelahirannya dan membaca maulid.”



BincangSyariah.Com dikelola oleh jaringan penulis dan tim redaksi yang butuh dukungan untuk bisa menulis secara rutin. Jika kamu merasa kehadiran Bincangsyariah bermanfaat, dukung kami dengan cara download aplikasi Sahabat Berkah. Klik di sini untuk download aplikasinya. Semoga berkah.

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here