Inilah Anak-anak yang Dibanggkan oleh Orangtua yang Sudah Meninggal

1
5244

BincangSyariah.Com – Waktu masih  hidup di dunia orangtua sangat membanggakan prestasi anaknya yang masuk diterima  lembaga pendidikan terbaik. Ada yang bangga karena anaknya sudah lulus menjadi sarjana.

Ada juga orangtua yang bangga karena anaknya bisa masuk dan diterima menjadi anggota di TNI. dan Polri, bahkan sampai ke pangkat yang tinggi. Begitu juga orangtua sangat bangga karena anaknya sudah menjadi pengusaha yang suskses.

Yang membanggakan orangtua adalah karena anaknya menjadi pejabat, sehingga derajat orang tuanya ikut terangkat dan menjadi senang. Semua prestasi -prestasi tersebut membuat hati orang tua sangat bangga dan suka diceritakan ke saudaranya dan orang lain.

Akan tetapi ketika orangtuanya sudah meninggal dunia, maka di alam barzakh semua prestasi kesuksesan dan pangkat anak-anaknya tidak bisa dibanggakan, apalagi bisa membantu meringankan siksa kedua orangtuanya.

Di Alam Barzakah para orang tua justru sebaliknya  mereka sangat bangga dan senang kepada anak cucunya sangat soleh sehingga sering mengirim doa kepada mereka di alam kubur.

Dengan doa-doa yang dipanjat anak cucunya yang bisa meringankan siksa dan penderitaan di alam barzakh. Mereka sangat senang  ketika anak cucunya setiap hari mengirim doa  kepada mereka.

Mereka dengan bangga menceritakan ke sesama penghuni barzakh kalau anaknya sangat soleh dan selalu mendoakan mereka. Bukan membanggakan harta, jabatan, kesuksesan di dunia.

Untuk  itu siapapun anda menjadi seorang pengusaha, orang kaya, pejabat, orang yang berpangkat dan punya derajat tinggi, jangan pernah lupa siapa yang melahirkan dan merawat kalian.

Jika orang tua masih hidup kita bisa langsung merawatnya dan membahagiakannya. Akan tetapi jika mereka telah meninggal dunia maka jangan lupakan jasa dan kebaikan mereka yang sangat tulus dan mulia.

Baca Juga :  Amal Saleh Disebut Sebagai Kekasih Abadi, Mengapa Demikian?

Setiap hari atau setiap habis sholat doakanlah kedua orangtua kita yang telah meninggal dunia, begitu juga leluhur kita. Mereka sangat senang dan bangga dengan doa yang dikirimkan anak cucu mereka.

Sebaliknya jika anak cucunya tidak mendoakan orangtuanya yang telah meninggal dunia, mereka akan sedih dan menderita melihat tingkah kehidupan anak-cucunya. Kecuali mereka waktu hidupnya rajin beribadah banyak bersodaqoh dan dermawan, hatinya bersih dan mulia. Maka mereka sudah bahagia dan tenang di alam barzakh.

Jika anda mengendaki  anak-anak dari kalian menjadi anak yang soleh dan berbakti kepada orang tua, maka hendaklah di mulai dari kita dahulu untuk berbakti dan menjadi anak yang soleh kepada orang tua kita.

Karena hanya anak yang soleh yang bisa membantu kondisi orang tuanya yang telah meninggal dunia.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Apabila seseorang mati, seluruh amalnya akan terputus kecuali 3 hal: sedekah jariyah, ilmu yang manfaat, dan anak sholeh yang mendoakannya.” (HR. Muslim)

Dari Malik bin Rabi’ah As-Sa’idi radhiyallahu ‘anhu, beliau menceritakan, ‘Ketika kami sedang duduk bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, tiba-tiba datang seseorang dari Bani Salamah.

Orang ini bertanya, ‘Wahai Rasulullah, apakah masih ada cara bagiku untuk berbakti kepada orang tuaku setelah mereka meninggal?’

Jawab Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

“Ya, menshalatkan mereka, memohonkan ampunan untuk mereka, memenuhi janji mereka setelah mereka meninggal, memuliakan rekan mereka, dan menyambung silaturahmi yang terjalin karena sebab keberadaan mereka.” (HR. Ahmad)

1 KOMENTAR

  1. Apakah hadist tersebut berhubungan tidak dengan
    Sholat sunah birrul walidaini
    Sholat sunat untuk kedua orang tua yang masih hidup
    Atau yang sudah meninggal

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here