Ini Penjelasan Esensi Doa Pernikahan adalah Kerukunan

0
671

BincangSyariah.Com – Menghadiri undangan resepsi pernikahan adalah sebuah kewajiban bagi orang Islam selama tidak memilki uzur syar’i. Sebagai orang Islam tentu tidak hanya sekadar membawa kado saja. Namun alangkah baiknya juga mendoakan pasangan agar bisa hidup rukun dan lekas manunggal.

Kerukunan bagi pasangan suami istri adalah harapan pertama dan yang utama. Di mana-mana, pasutri tidak ada yang menginginkan hubungannya hancur dan berpisah. Maka dari itu mendoakan pengantin agar hidup rukun dan terus membawa kebaikan bagi kehidupan di hari berikutnya adalah sangat dianjurkan bahkan hukumnya sunah.

Sebagaimana firman Allah dalam Surat An-Nisa’ [4]: 1, yang artinya,

“Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu, dan daripadanya Allah menciptakan istrinya; dan daripada keduanya Allah memperkembangbiakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturahmi. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu”.

Dari ayat ini menunujukkan bahwa kita tidak bisa lepas dari makhluk sosial. Sebagai manusia pasti kita membutuhkan pihak lain sebagai sarana untuk menemukan jati diri dan mencapai tingkat ketakwaan, maka seyogyanya kita untuk saling mendoakan satu sama lain tak terkecuali kepada pengantin atau pasangan suami istri.

Dan juga dijelaskan dalam kitab Al-Futuhat al-Rabbaniyah, Juz VI, hal. 76-77,

السنة أن يقال له بارك الله لك وبارك عليك وجمع بينكما بخير (وجمع بيمكما بخير) اى بأن تجتمعا على الطاعة والأمر بالمعروف والنهي عن المنكر وحسن المعاشرة والموافقة لما يدعو لدوام الإجتماع وحسن الإستمتاع, انتهى

“Mendoakan pengantin hukumnya sunah, dan didoakan dengan doa: Mudah-mudahan Allah memberkahimu dan keberkahan terus atasmu, dan Allah mengumpulkan antara kamu berdua dengan baik (pengertian: mengumpulkan di antara kamu berdua): yaitu kamu berkumpul atas taat kepada Allah, amar ma’ruf nahi munkar, dan baiknya hidup rumah tangga dan sesuai apa yang didoakan untuk berkumpul atau rukun yang abadi dan mesra

Baca Juga :  Anak Pelit, Bolehkah Orang Tua Mengambil Uang Anaknya?

Atas dasar ini, ulama menganjurkan untuk tidak hanya memikirkan kado apa yang akan dibawa, tapi jauh lebih penting dan utama dari itu adalah mendoakan pengantin agar rukun dan diridai oleh Allah. Pernikahan tentu bukan hanya kebutuhan biologis saja tapi banyak hal yang harus diperhatikan dari segala aspek kehidupan rumah tangganya. Pasti banyak ujian dan cobaan maka doa merupakan salah satu senjata paling ampuh dalam meminimalisasi agar tetap diberikan kesabaran dan kebahagian dalam kehidupan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here