Ini Keutamaan Menjodohkan

0
16147

BincangSyariah.com – Di kalangan masyarakat Indonesia, orang yang mempertemukan dan menjodohkan dua orang laki-laki dan perempuan hingga mereka berdua menikah disebut dengan mak comblang. Dalam Islam, menjodohkan dua orang laki-laki dan perempuan untuk menikah sangat dianjurkan bahkan dijanjikan mendapat pahala yang sangat besar.

Berupaya mencarikan pasangan bagi orang lain yang belum menikah termasuk perbuatan terpuji dalam Islam, bahkan diperintahkan langsung oleh Allah. Dalam surah An-Nur: 32, Allah berfirman;

وَأَنْكِحُوا الْأَيَامَى مِنْكُمْ وَالصَّالِحِينَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَإِمَائِكُمْ إِنْ يَكُونُوا فُقَرَاءَ يُغْنِهِمُ اللَّهُ مِنْ فَضْلِهِ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

“Nikahkahlah orang-orang yang masih membujang di antara kalian serta orang baik dari budak kalian yang laki-laki maupun perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memberikan kecukupan kepada mereka dengan karunia-Nya. Allah Maha Luas dan Maha Mengetahui.”

Ayat ini dengan jelas berisi perintah untuk menikahkan orang lain yang masih bujang.
Membantu mencarikan jodoh untuk orang lain termasuk perbuatan tolong menolong dalam
kebaikan, bahkan sebaik-baik pertolongan. Dalam hadis riwayat Imam Ibnu Majah dari Abi
Ruhm, dia berkata bahwa Nabi Saw. bersabda;

مِنْ أَفْضَلِ الشَّفَاعَةِ أَنْ يُشَفَّعَ بَيْنَ الِاثْنَيْنِ فِي النِّكَاحِ

“Sebaik-baik pertolongan adalah menjodohkan dua orang (seorang laki-laki dan perempuan) dalam pernikahan.”
Dalam kitab Al-Hawi lil Fatawi, Imam As-Suyuthi menyebutkan sebuah riwayat tentang
keutamaan menjodohkan dua orang laki-laki dan perempuan. Riwayat tersebut dari Abu
Hurairah, bahwa Nabi Saw. bersabda;

مَنْ مَشَى فِيْ تَزْوِيْجِ اْمرَأَةٍ حَلَالاً يَجْمَعُ بَيْنَهُمَا رَزَقهُ اللهُ تعَالى أَلْفَ امْرَأَةٍ مِنَ اْلحُوْرِ اْلعَيْنِ كُلُّ امْرَأَةٍ فِيْ قَصْرٍ مِنْ دُرٍّ وَيَاقُوْتٍ وَكَانَ لَهُ بِكُلِّ خَطْوَةِ خَطَاهَا أَوْ كَلِمَةٍ تَكَلَّمَ بِهَا فِيْ ذَلِكَ عِبَادَةُ سَنَةٍ قِيَامِ لَيْلِهَا وَصِيَامِ نَهَارِهَا

Baca Juga :  Tata Cara Berobat dengan Air Hujan

“Barangsiapa berupaya menikahkan seseorang pada wanita secara halal dan hendak
mengumpulkan (menikahkan) keduanya, maka Allah akan memberi rizki padanya berupa seribu bidadari. Dan setiap bidadari berada di istana yang terbuat dari mutiara dan yaqut, untuk setiap langkah kakinya dan kalimat yang diucapkannya (ketika hendak menjodohkan, menikahkan) ditulis baginya pahala ibadah setahun yang malamnya digunakan untuk ibadah semalam dan siangnya digunakan untuk berpuasa.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here