Ini Empat Keutamaan Tahlil, yang Ketiga Buat Masuk Surga dari Pintu Mana Saja

5
5610

BincangSyariah.Com – Tahlil atau amaliyah yang biasa dilakukan sebagian orang dengan membaca kalimat laailaaha illallah (tiada Tuhan selain Allah) ternyata memiliki keutamaan yang luar biasa. Berikut kami rangkum beberapa keutamaan tahlil.

Pertama, bahwa tahlil adalah amalan favorit yang dibaca oleh Nabi Muhammad Saw dan para Nabi terdahulu. Sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadis riwayat Abu Hurairah.

قَالَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَفْضَلُ مَا قُلْتُهُ أَنَا وَالنَّبِيُّوْنَ مِنْ قَبْلِيْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهَ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ

Rasulullah Saw bersabda: “Sebaik-baik perkataan yang aku ucapkan dan para nabi terdahulu adalah ucapan laailaaha illallah wahdah la syarikalah (tiada Tuhan selain Allah yang maha esa dan tiada sekutu baginya).”

Kedua, membaca tahlil sebanyak 100 kali dalam sehari setara dengan membebaskan budak sebanyak 10 orang, amalan tersebut juga dicatat sebagai 100 buah kebaikan, dihapuskan keburukannya 100 keburukan dan ia dijaga dari api neraka pada hari itu sampai waktu sore tiba. Keterangan ini didasarkan kepada riwayat Abu Hurairah berikut:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: ” مَنْ قَالَ: لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ كُلَّ يَوْمٍ مِائَةَ مَرَّةٍ كَانَتْ لَهُ عِدْلَ عَشْرِ رِقَابٍ، وَكُتِبَ لَهُ مِائَةُ حَسَنَةٍ وَمُحِيَ عَنْهُ مِائَةُ سَيِّئَةٍ، وَكَانَتْ لَهُ حِرْزًا مِنَ النَّارِ، يَوْمَهُ ذَلِكَ حَتَّى يُمْسِيَ

Rasulullah Saw bersabda: “Barangsiapa yang membaca laailaaha illallah wahdah la syarikalah, lahul mulku wa lahul hamdu wahuwa ‘ala kulli syaiin qadir (tiada Tuhan selain Allah yang maha esa dan tiada sekutu baginya, bagi-Nya kerajaan dan pujian, dan Dia kuasa atas segala sesuatu), dibaca sebanyak 100 kali setiap hari maka hal itu seperti  membebaskan budak sebanyak 10 orang, dicatat sebagai 100 buah kebaikan, dihapuskan keburukannya 100 keburukan dan ia dijaga dari api neraka pada hari itu sampai waktu sore tiba.”

Ketiga, di bukakan pintu surga untuknya, dan ia dibebaskan untuk masuk ke dalam surga dari pintu yang ia inginkan.

Baca Juga :  Menyoal Biawak Indonesia; Apakah Halal?

ما من عبد توضأ فأحسن الوضوء ثم رفع طرفه إلى السماء فقال أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له وأشهد أن محمدا عبده ورسوله إلا فتحت له أبواب الجنة يدخل من أيها شاء

Rasulullah Saw bersabda: “Tidaklah seorang hamba berwudhu, kemudian memperbagusi wudhunya kemudian ia menadahkan kepalanya ke langit dan membaca asyhadu an la ilaha illallah wahdah la syarikalah wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhu wa rasuluh (aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan tiada sekutu baginya dan Muhammad adalah utusan dan hambanya) kecuali akan dibukakan pintu surga banginya, dan ia diperbolehkan masuk dari pintu mana saja yang ia kehendaki.”

Riwayat tersebut hanya satu dari sekian banyak riwayat yang memiliki makna yang sama, bahwa orang yang membaca tahlil akan dipermudah langkahnya masuk ke dalam surga.

Keempat, akan dikabulkan doa-doanya dan shalatnya akan diterima. Sebagimana hadis riwayat ‘Ubadah bin Shamit berikut.

مَنْ تَعَارَّ مِنَ اللَّيْلِ فَقَالَ حِينَ يَسْتَيْقِظُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ ثُمَّ دَعَا رَبِّ اغْفِرْ لِى أو دَعَا اسْتُجِيبَ لَهُ فَإِنْ قَامَ فَتَوَضَّأَ ثُمَّ صَلَّى قُبِلَتْ صَلاَتُهُ »

Rasulullah Saw bersabda: “Barangsiapa yang bangun di waktu malam, dan ketika bangun ia membaca laailaaha illallah wahdah la syarikalah, lahul mulku wa lahul hamdu wahuwa ‘ala kulli syaiin qadir, subhanalla walhamdulillah wa laailaaha illallah wallahu akbar walaa haula wa laa quwwata illa billah (tiada tuhan selain Allah yang maha esa dan tiada sekutu baginya, bagi-Nya kerajaan dan pujian, dan Dia kuasa atas segala sesuatu, Maha suci Allah dan segala puji baginya tiada tuhan selain-Nya, Allah Mahabesar tiada daya dan kekuatan selain-Nya) lalu ia meminta ampun kepada Allah, dan jika ia berdoa maka akan dikabulkan dan jika ia shalat maka shalatnya akan diterima.”

Demikianlah beberapa keutamaan tahlil, pada dasarnya banyak sekali riwayat tentang keutamaan tahlil namun kami hanya sebutkan 4 dari keseluruhannya. Semoga memotivasi seluruh pembaca untuk terus melantunkan tahlil. Wallahu a’lam.

5 KOMENTAR

  1. Bismillah Alhamdulillah Artikel bagus yang perlu diperhatikan adalah cantumkan prwayat hadhis dan hadhis , shaheh , hasan atau.. krna sya msh awam skron

  2. kalimat untuk mengingat Allah dalam AlQuran banyak sekali, yaitu :
    1. AlBaqoroh 152, Fazdkuruuni adzkurkum , wasykuruulii walaa takfurun ingatlah Aku pasti Aku ingat kamu.dan bersyukurlah dan jangan engkau ingkari pemberianku.’ ini menandakan wajib mengingat Allah dimanapun berada, baik dengan ucapan dan diiringi dengan perbuatan baik , mengingat Allah adalah mengingat kebesaran Allah melalui ucapan dan berbuat baik, inilah balasan bersyukur manusia dengan berbagai karunia Allah yang diberikan kepada manusia , cara lain yang lebih utama mengingat Allah melalui sabar dan shalat ( s.2 : 153 )artinya kendalikan dan tinggalkan kejahatan lalu shalatlah ( Ankabut 45 )
    2. Mengingat Allah banyak banyak setelah shalat : QS : 33:41-42, caranya perintah wajib mengingat Allah , dengan mengucap Tasbih diwaktu pagi dan sore hari , bahkan memang dianjurkan setiap saat kapan saja
    semua perintah Allah ini diajarkan Allah kepada Nabi Muhammad saw,diwaktu shalat makhdhoh maupun diluar shalat makhdhoh , baik sendiri maupun berjamaah , Allah membebaskannya untuk mengingatnya, termasuk setelah shalat 5 waktu maupun shalat sunnah. ini dijelaskan pula oleh Allah swt dalam AlBaqoroh ayat 148 , dimanapun engkau berada Fastabiqul Khoiroot ( menyegerakan kebaikan ) termasuk mengucap dzikir , tidak ada tempat tertentu , setelah sholat, ditempat kematian, dipekerjaan, bebas dibumi Allah ini dan tak ada larangan sedikitpun , baik sendiri maupun berjamaah , karena Quran telah mengatakannya , dan itu dilakukan oleh Rasulullah saw, karena Quran diucapkan melalui mulut Rasulullah saw.semoga bermanfaat kita tidak berfikir picik Nabi tidak melakukannya, semua apa yang diucapkan Nabi saw Yaitu Hadist yang Asli adalah AlQuranulkariim dari Allah swt, sedangkan Al Hadist adalah Ilmu dan HIkmah dari AlQuran itu sendiri diajarkan Allah apa yang belum diketahui dan difahami oleh Nabi da para pengikutnya baca surat vAl Alaq ayat 5 dan surat AlBaqoroh ayat 151

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here