Ini di Antara Ciri Kiamat Menurut Kitab “Jami’ul Ulum wal Hikam”

1
415

BincangSyariah.Com – Kita berasal dari Allah, perjalanan menuju Allah dan akan kembali kepada Allah pula. Karena itu, setiap kegiatan yang dilakukan pada tiap waktu adalah tak lain dalam rangka menunggu ajal dan Kiamat. Mencari bekal sebaik-baiknya adalah amal saleh yang tak akan merugikan pelakunya. Setiap jiwa akan menemui ajal pada waktunya, setelah itu pindah ke alam kubur sembari menunggu hari Kiamat tiba. Ketika salah seorang bertanya tentang hari Kiamat, maka jawabnya adalah sebagai berikut:

يَسْأَلُونَكَ عَنِ السَّاعَةِ أَيَّانَ مُرْسَاهَا ۖ قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِنْدَ رَبِّي ۖ لَا يُجَلِّيهَا لِوَقْتِهَا إِلَّا هُوَ ۚ ثَقُلَتْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۚ لَا تَأْتِيكُمْ إِلَّا بَغْتَةً ۗ يَسْأَلُونَكَ كَأَنَّكَ حَفِيٌّ عَنْهَا ۖ قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِنْدَ اللَّهِ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ

“Mereka bertanya kepadamu tentang Kiamat, ‘Kapankah terjadinya?’ Katakanlah, ‘Sesungguhnya pengetahuan tentang Kiamat itu adalah pada sisi Rabb-ku; tidak seorang pun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia. Kiamat itu amat berat (huru-haranya bagi makhluk) yang di langit dan di bumi. Kiamat itu tidak akan datang kepadamu melainkan dengan tiba-tiba.’ Mereka bertanya kepadamu seakan-akan kamu benar-benar mengetahuinya. Katakanlah, ‘Sesungguhnya pengetahuan tentang hari Kiamat itu adalah di sisi Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui” [Al-A’raaf: 187]

Hari Kiamat itu sesuatu yang pasti namun tak seorang pun yang mengetahui kapan datangnya. Hanya Allah sajalah yang mengetahui kapan hari Kiamat terjadi. Namun banyak keterangan yang memberikan penjelasan tentang tanda-tanda Kiamat tersebut. Sebagian mengatakan penaklukan Yerussalem dan zina merajalela adalah tanda akan datangnya kiamat. Kini Ibn Rajab Al Hambali dalam kitab Jami’ul Ulum wal Hikam memaparkan tentang kejadian hari Kiamat:

Baca Juga :  Ini di antara Orang yang Paling Dekat dengan Rasulullah di Hari Kiamat

لا تقوم الساعة حتي يصير العلم جهلا والجهل علما وهذا كله من انقلاب الحقائق في أخر الزمان وانعكاس الأمور

“Kiamat tidak akan terjadi hingga ilmu (yang benar) dianggap sebagai kebodohan dan kebodohan dianggap sebagai ilmu. Itu semua terjadi di akhir zaman, saat parameter kebenaran berubah dan semua hal diputarbalikkan hakikatnya.”

Tampak beda, namun benar adanya. Di saat kebodohan sudah dipandang sebagai kebenaran dan kebenaran adalah sebuah kebodohan, di saat itulah hari Kiamat semakin mendekat. Mungkin untuk saat ini kita harus benar-benar melek otak, sebab kebenaran dan hoaks susah dibedakan. Butuh informasi yang tepat dan analisa cermat dalam mengartikan gerak-gerik kehidupan.

Tak sedikit kita melihat sebuah kebenaran dianggap sebuah kebohongan hanya karena beda persepsi dan beda pilihan presiden di hati. Hal inilah yang dikatakan sebagai indikasi dari terjadinya hari kiamat menurut Ibnu Rajab Al Hambali dalam kitabnya.



BincangSyariah.Com dikelola oleh jaringan penulis dan tim redaksi yang butuh dukungan untuk bisa menulis secara rutin. Jika kamu merasa kehadiran Bincangsyariah bermanfaat, dukung kami dengan cara download aplikasi Sahabat Berkah. Klik di sini untuk download aplikasinya. Semoga berkah.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here