Ini Dalil Entrepreneurship dalam Islam

1
999

BincangSyariah.Com – Segala aktivitas yang dilakukan secara konsisten konsisten guna mengkonversi ide-ide yang bagis menjadi kegiatan usaha yang menguntungkan biasa dikenal dengan entrepreneurship. Sebagian mata melihat itu adalah aktivitas manusia yang sukses bila ditekuni oleh sebagian non muslim, benarkah begitu?

Sejarah Islam mencatat bahwa Entrepreneurship telah dimulai sejak lama, pada masa Adam AS. Dimana salah satu anaknya Habil berwirausaha dengan bercocok tanam dan Qobil berwirausaha dengan menggembala hewan ternak. Begitupun dengan Nabi Muhammad, awalnya beliau terlibat di bisnis dengan memelihara dan menjual domba, kemudian membantu bisnis pamannya hingga akhirnya mampu menjadi manager bisnis Sayyidah Khodijah.

Entrepreneurship zaman sekarang bisa berbasis offline atau online, keduanya bisa dianggap sebagai amal shaleh. Kerena keduanya bisa menyediakan pendapatan kepada individu, menawarkan kesempatan kerja kepada masyarakat, sehingga mengurangi kemiskinan. Dimana kemiskinan adalah salah atu dari persoalan sosial. Dengan begitu entrepreneurship juga bisa mendorong terciptanya hubungan yang harmonis antara individu dan individu serta akan membantu menjaga hubungan yang lebih baik antara individu dengan tuhannya.

Aktivitas yang seperti itu juga mendorong setiap individu agar menjaid aktif, bekerja keras, dan memeiliki etos kerja yang tinggi. Dalam QS At Taubah ayat 105 disebutkan:

وَقُلِ اعْمَلُوا فَسَيَرَى اللَّهُ عَمَلَكُمْ وَرَسُولُهُ وَالْمُؤْمِنُونَ ۖ وَسَتُرَدُّونَ إِلَىٰ عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ

Dan Katakanlah: “Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan.

Dengan begitu semakin jelas bahwa tidak ada larangan sedikitpun dengan perihal entrepreneurship dalam dunia Islam. Yang dilarang adalah segala aktivitas yang bisa melalaikan kewajiban kita kepada sang pencipta. Misalnya terlalu asyik rapat atau lainnya hingga lupa waktu shalat dzuhur.

Baca Juga :  Sering Terlupakan, Inilah Tujuh Keistimewaan Bulan Sya’ban

Dalam sebuah riwayat hadis, Nabi menyingkap sebuah power of entrepreneurship di mana orang yang mau berusaha atau bekerja dalam hidupnya, maka ornag tersebut termasuk orang yang disukai Allah. sebab yang begitu jauh lebih mulia daripada tipe manusia yang hanya menengadahkan tangannya depan orang dengan harapan mendapatkan uang recehnya. Nabi bersabda:

إن الله تعالى يحب العبد المؤمن المحترف

 Sesungguhnya Allah mencintai seoarang mukmin yang bekerja

1 KOMENTAR

  1. […] Maqalah di atas juga mendorong agar selalu ikhlas beramal, menghadirkan hati di setiap ibadah, dan giat memperbanyak amal saleh, karena orang yang tahu bahwa dia akan mati esok hari, dia akan memperbanyak ibadah dan ikhlas dalam melaksanakannya, sebagaimana disabdakan Nabi, shalli shalata muwaddi’ “shalatlah seperti shalatnya orang yang akan berpisah dengan dunia”. (Baca: Ini Dalil Entrepreneurship dalam Islam) […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here