Ini Dalil Anjuran Berpuasa di Bulan Rajab

1
5643

BincangSyariah.Com – Pada bulan Rajab, selain dianjurkan untuk memperbanyak berdoa, membaca istighfar dan membaca shalawat kepada Nabi Saw, kita juga dianjurkan untuk melakukan puasa. Anjuran berpuasa ini sudah banyak dijelaskan oleh para ulama dalam kitab-kitab mereka.

Di antaranya dijelaskan oleh Syaikh Zainudin al-Malibari dalam kitabnya Fathul Mu’in berikut;

أفضل الشهور للصوم بعد رمضان الأشهر الحرم. وأفضلها المحرم، ثم رجب، ثم الحجة، ثم القعدة، ثم شهر شعبان.

“Bulan paling utama untuk melakukan puasa setelah bulan Ramadhan adalah bulan-bulan yang dimuliakan. Paling utamanya bula-bulan haram untuk melakukan puasa adalah bulan Muharram, kemudian Rajab, Zulhijjah, Zulqa‘dah,  dan terakhir bulan Sya’ban.”

Juga dijelaskan oleh Imam Zakaria al-Anshari dalam kitab al-Tahrir berikut;

وللأمر بصومها في خبر أبي داود وغيره وأفضلها المحرم لخبر مسلم: افضل الصيام بعد رمضان شهر الله المحرم

Perintah berpuasa di bulan-bulan haram tertera pada hadis yang diriwayatkan Imam Abu Daud dan imam lainnya. Dan yang paling utama dari semua bulan itu adalah Muharram seperti hadis riwayat Imam Muslim; ‘Puasa yang paling utama setelah Ramadhan adalah puasa yang dilakukan pada bulan Allah, Muharam.”

Para ulama menganjurkan puasa di bulan Rajab berdasarkan beberapa hadis dari Nabi Saw. Di antaranya berdasarkan hadis riwayat Imam Abu Daud dan Ibnu Majah dari al-Bahili, dia berkata;

أَتَيْت رَسُولَ اللَّهِ صلى اللَّهُ عليه وسلم فَقُلْت يا رَسُولَ اللَّهِ أنا الرَّجُلُ الذي أَتَيْتُك عَامَ الْأَوَّلِ قال فما لي أَرَى جِسْمَك نَاحِلًا قال يا رَسُولَ اللَّهِ ما أَكَلْت طَعَامًا بِالنَّهَارِ ما أَكَلْته إلَّا بِاللَّيْلِ قال من أَمَرَك أَنْ تُعَذِّبَ نَفْسَك قُلْت يا رَسُولَ اللَّهِ إنِّي أَقْوَى قال صُمْ شَهْرَ الصَّبْرِ وَثَلَاثَةَ أَيَّامٍ بَعْدَهُ وَصُمْ من الْحُرُمِ وَاتْرُكْ صُمْ من الحرم وَاتْرُكْ وقال بِأُصْبُعِهِ الثَّلَاثِ يَضُمُّهَا ثُمَّ يُرْسِلُهَا

Baca Juga :  Anjuran Memperbanyak Doa di Malam Pertama Bulan Rajab

“Aku mendatangi Rasulullah Saw, kemudian aku berkata, ‘Ya Rasulullah, aku adalah laki-laki yang mendatangimu di tahun yang lalu.’ Rasul menjawab, ‘Aku lihat badanmu semakin kurus.’ Ia menjawab, ‘Ya Rasul, aku tidak makan di siang hari, aku makan hanya di malam hari.’ Rasul berkata, ‘Siapa yang memerintahmu untuk menyiksa dirimu?’ Aku berkata, ‘Ya Rasul sesungguhnya aku kuat (berpuasa).’ Rasul berkata, ‘Berpuasalah di bulan sabar dan tiga hari setelahnya, berpuasalah di bulan-bulan mulia dan tinggalkanlah dari bulan haram, berpuasalah dari bulan haram dan tinggalkanlah darinya.’ Nabi Saw dengan memberi isyarat dengan ketiga jarinya seraya mengumpulkan dan melepaskannya.”

Juga berdasarkan hadis riwayat Imam al-Baihaqi dari Anas bin Malik, dia berkata bahwa Nabi Saw bersabda;

إنَّ في الْجَنَّةِ نَهْرًا يُقَالُ له رَجَبٌ أَشَدُّ بَيَاضًا من اللَّبَنِ وَأَحْلَى من الْعَسَلِ من صَامَ من رَجَبٍ يَوْمًا سَقَاهُ اللَّهُ من ذلك النَّهْرِ

“Sesungguhnya di dalam surga terdapat sungai yang disebut Rajab, lebih putih dari susu, lebih manis dari madu. Barang siapa berpuasa dari bulan Rajab satu hari, maka Allah kelak memberinya minum dari sungai tersebut.”

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here