Ini Alasan Surat Alfatihah Cocok Digunakan untuk Ruqyah

4
2434

BincangSyariah.Com – Dalam riwayat disebutkan ada beberapa surat yang sering digunakan untuk ruqyah oleh Nabi Muhammad Saw dan para sahabat. Salah satunya adalah surat Alfatihah, dalam sebuah riawayat diceritakan

عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَ كُنَّا فِي مَسِيرٍ لَنَا فَنَزَلْنَا فَجَاءَتْ جَارِيَةٌ فَقَالَتْ إِنَّ سَيِّدَ الْحَيِّ سَلِيمٌ وَإِنَّ نَفَرَنَا غَيْبٌ فَهَلْ مِنْكُمْ رَاقٍ فَقَامَ مَعَهَا رَجُلٌ مَا كُنَّا نَأْبُنُهُ بِرُقْيَةٍ فَرَقَاهُ فَبَرَأَ فَأَمَرَ لَهُ بِثَلَاثِينَ شَاةً وَسَقَانَا لَبَنًا فَلَمَّا رَجَعَ قُلْنَا لَهُ أَكُنْتَ تُحْسِنُ رُقْيَةً أَوْ كُنْتَ تَرْقِي قَالَ لَا مَا رَقَيْتُ إِلَّا بِأُمِّ الْكِتَابِ قُلْنَا لَا تُحْدِثُوا شَيْئًا حَتَّى نَأْتِيَ أَوْ نَسْأَلَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمَّا قَدِمْنَا الْمَدِينَةَ ذَكَرْنَاهُ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ وَمَا كَانَ يُدْرِيهِ أَنَّهَا رُقْيَةٌ اقْسِمُوا وَاضْرِبُوا لِي بِسَهْم

Dari Abu Sa’id Al-Khudri berkata, “Dalam sebuah perjalanan jauh, kami singgah di suatu tempat. Kemudian datang hambasahaya perempuan berkata, ‘ketua kampung kami sakit, adalah di antara kalian yang bisa meruqyah? Lalu salah seorang di antara kita bangkit dan kami tidak tahu sebelumnya dia bisa meruqyah. Kemudian laki-laki itu meruqyahnya sehingga si ketua kampung itu sembuh. Karena itu sang ketua kampung menyuruh memberinya hadiah 30 kambing dan kami dijamu dengan susu kambing.

Ketika dia kembali kami bertanya kepadanya apakah dia ahli meruqyah atau pernah meruqyah? Laki-laki itu menjawab, saya hanya membacakannya Ummul Kitab (Alfatihah). Kami katakana padanya agar jangan menceritakan hal ini hingga  kita datang atau menanyai Rasulallah. Ketika kita sudah sampai Madinah kami menceritakannya kepada Nabi Saw, beliau berkata, ‘siapa yang mengajarinya bahwa Surat Alfatihah adalah bacaan ruqyah? Kalau begitu bagi-bagi saja hadiahnya dan jangan lupa untuk saya.’.” (HR. Bukhari)

Baca Juga :  Hukum Mengobati NonMuslim dengan Alquran

Ibnu Hajar dalam Fathul bari berkata, hadis ini menjelaskan keistimewaan Surat Alfatihah sebagai penyembuh penyakit.

Menurut Imam Al-Qurthubi, surat Alfatihah cocok dijadikan sebagai bacaan meruqyah karena karena kandungan makna di dalamnya yang mencangkup seluruh aspek ajaran Islam.

Di mana dalam surat Alfatihah mengandung pujian kepada Allah, penekanan untuk selalu menyembah-Nya dengan ikhlas, memohon petunjuk dari-Nya, sekaligus isyarat dan pengakuan akan lemahnya seorang hamba untuk bertahan jika tanpa nikmat karunia-Nya. Selain itu, Surat Alfatihah juga menjelaskan tentang hari akhir sekaligus akibat perbuatan orang-orang yang enggan berserah diri. Wallahu’alam.

4 KOMENTAR

    • Sebutkan dalam hati bahwa aku berlindung hanya kepada kepada Allah dari kekejian, bisikan2 buruk, hal2 yang tidak mengenakkan yg menyesakkan dada,,lakukan dengan ikhlas dan sadari bahwa kita adalah hamba yang lemah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here