Ini Alasan Sebaiknya Anak Dimasukkan ke Pesantren

0
245

BincangSyariah.Com – Pesantren adalah salah satu tempat untuk mendidik anak agar paham dengan agama, paham dengan perihal peribadatan kepada Allah. Yang tak kalah penting pesantren adalah tempat mendidik karakter kuat baik jasmani maupun rohani serta bisa mempraktikkan pemahaman agama yang benar.

Guna mendorong produk insan yang bertakwa kepada Allah serta alim faqih, pesantren tempat paling romantis untuk menempa diri, belajar dengan baik. Sehingga keilmuan yang dimiliki tidak hanya sekadar pengetahuan di atas kertas semata tapi memiliki integritas pengamalan.

Dengan demikian, orang tua merupakan salah satu promotor penting segala pola hidup hidup dari seorang anak. Di Indonesia sudah biasa, anak ketika menjelang usia dewasa biasanya anak dimondokkan ke sebuah pesantren, dipasrahkan ke kiainya untuk dididik guna menjadi insan yang bertakwa dan berguna bagi agama dan bangsa.

Dan tentunya, belajar agama di pesantren tidak semata-mata untuk memiliki banyak kitab saja yang akan menjadi hiasan di almari. Akan tetapi melalui belajar kitab di pesantren adalah untuk bisa melestarikan keilmuan pesantren dari perongrong agama, dan para perusak esensi ajaran agama.

Sebagaimana disebutkan di dalam kitab Minhajul Abidin hal. 20

واعلم أن هذه المدارس والرباطات بمنزلة حصن حصين يتحصن بها المجتهدون عن القطاع والسراق وان الخارج بمنزلة الصحراء تدور فيها فرسان الشيطان عسكرا فتسلبه أوتستأسره فكيف حاله إذا خرج إلى الصحراء وتمكن العدو منه كل جانب يعمل به ما شاء. فإذن ليس لهذا الضيف إلا لزوم الحصن

“Ketahuilah, sesungguhnya madrasah-madrasah dan pondok-pondok pesantren ini diposisikan sebagai benteng yang kokoh, menjaga para mujtahid dari sabotase perampok dan pencuri. Dan sesungguhnya yang di luar itu diposisikan sebagai tanah lapang yang dilewati setan-setan jalanan yang siap yang merampasnya atau menguasainya, maka bagaimana kondisinya kondisinya jika mereka keluar ke tanah lapang, dan musuh-musuh dengan leluasa dapat berbuat apa saja yang ia kehendaki. Maka dari itu bagi yang lemah wajib menetap di benteng-benteng pertahanan itu”

Pendapat di atas ini, sebenarnya sangat penting untuk kita pelajari bersama di kehidupan yang penuh dengan ingar-bingar soal agama. Memondokkan anak dalam konteks sekarang adalah sangat penting. Sebab satu sisi kita sebagai umat Islam punya tugas besar untuk selalu menjaga kehormatan Islam itu sendiri dari para ustaz dadakan yang keilmuannya belum teruji melalui kaidah ilmu nahwu-sharaf yang ada di pesantren. Pesantren adalah tempat paling strategis belajar agama yang benar.

Baca Juga :  Nasihat Pendiri Pondok Pesantren Lirboyo Mengenai Ilmu dan Adab

Pendidikan agama Islam harus tetap eksis, penuhi kebutuhan orang-orang pelosok desa yang masih minim pengetahuannya tentang agama. Redaksi dalam kitab Minhajul Abidin

“فإذن ليس لهذا الضيف إلا لزوم الحصن”

(maka dari itu bagi yang lemah wajib menetap di benteng-benteng pertahanan itu)

itu bukan berarti secara mutlak kita harus menyepi dari keramaian problematika sosial. Akan tetapi perkuat dulu bekal agamanya di pesantren. Kemudian ada saatnya kita turun lapangan, berbaur dengan masyarakat untuk membumikan nilai-nilai agama yang diperoleh dari pesantren.

Wallahu ‘alam

 



BincangSyariah.Com dikelola oleh jaringan penulis dan tim redaksi yang butuh dukungan untuk bisa menulis secara rutin. Jika kamu merasa kehadiran Bincangsyariah bermanfaat, dukung kami dengan cara download aplikasi Sahabat Berkah. Klik di sini untuk download aplikasinya. Semoga berkah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here