Ini Alasan Mengapa Surah Al-Ikhlas Sama dengan Sepertiga Al-Qur’an

0
1018

BincangSyariah.Com – Surah Al-Ikhlas terdiri dari empat ayat, urutan ke 112 dan termasuk surah makkiyah. Dinamakan surah Al-Ikhlas adalah disebabkan karena berisi tentang ketauhidan yang murni kepada Allah swt.

Artinya makna ikhlas sendiri adalah ketulusan, kemurnian, dan mengosongkan hati dari selain Allah swt. dan itu semua terangkum dalam surah ini. Atau disebut al-ikhlas adalah karena  seorang hamba akan mengosongkan/mengkhilaskan diri dari kesyirikan.

Surah ini disebut dengan surah At-Tafrid (menyendirikan), At-Tauhid (mengesakan), An-Najah (keselamatan), dan Al-Wilayah (penjagaan) karena orang yang membaca surah Al-Ikhlas itu termasuk dari wali-wali Allah. Selain itu, surah ini juga disebut dengan surah Al-Asas (pondasi), karena tercakup di dalamnya dasar-dasar agama.

Keutamaan surah Al-Ikhlas adalah pahala membacanya sebanding dengan pahala membaca sepertiga Al-Qur’an. Hal ini disebabkan karena semua yang terdapat di dalam Al-Qur’an secara global sudah tercakup di dalam surah Al-Ikhlas. Selain itu, pokok-pokok syariat secara umum itu ada tiga, yakni tauhid, penetapan had dan hukum, serta penjelasan tentang amaliyah-amaliyah. Sedangkan di dalam surah Al-Ikhlas sudah tercakup penjelasan ketauhidan, sehingga ia sama dengan sepertiga dari pokok syariat tersebut.

Adapun hadis-hadis Nabi saw. yang menjelaskan tentang membaca surah Al-Ikhlas sebanding dengan pahala membaca sepertiga Al-Qur’an adalah sebagai berikut.

عن أبي سعيد الخدري : «أن رجلا سمع رجلا يقرأ قُلْ : هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ يرددها ، فلما أصبح ، جاء إلى النبي صلّى اللَّه عليه وسلّم ، فذكر ذلك له ، وكأن الرجل يتقالّها ، فقال النبي صلّى اللَّه عليه وسلّم : والذي نفسي بيده ، إنها لتعدل ثلث القرآن». أخرج البخاري وأبو داود والنسائي

Dari Abu Said Al-Khudri, bahwasannya ada seorang laki-laki membaca Qulhuwa Allahu ahad yang ia ulang-ulang terus. Lalu ketika pagi hari, ia datang kepada Nabi saw. dan menceritakan hal itu kepada beliau. Dan orang itu seakan sedikit masih membacanya. Lalu Nabi saw. bersabda, “Demi dzat yang jiwaku berada di tangan Nya. Sesungguhnya surah ini menyamai dengan sepertiga Al-Qur’an.” (HR. Al-Bukhari, Abu Daud, dan An-Nasa’i).

Baca Juga :  Hadis tentang Tahapan Penciptaan Manusia dan Garis Takdirnya

عن أبي سعيد رضي اللَّه عنه قال : قال رسول اللَّه صلّى اللَّه عليه وسلّم لأصحابه : «أ يعجز أحدكم أن يقرأ ثلث القرآن في ليلة؟ فشقّ ذلك عليهم ، وقالوا : أينا يطيق ذلك يا رسول اللَّه؟ فقال : اللَّه الواحد الصمد ثلث القرآن».رواه البخاري

Dari Abu Said r.a., ia berkata, Rasulullah saw. bersabda kepada para sahabatnya, “Apakah salah satu dari kalian tidak mampu membaca sepertiga Al-Qur’an dalam waktu semalam?” Ternyata hal itu adalah sulit bagi mereka. Mereka pun berkata, “Bagaimana kami mampu membaca semua itu wahai Rasulullah saw.?”, Lalu beliau bersabda, “Allahul wahid As-Shamad (surah Al-Ikhlas) itu sepertiga Al-Qur’an.” (HR. Al-Bukhari).

 عن أبي هريرة رضي اللَّه عنه قال : قال رسول اللَّه صلّى اللَّه عليه وسلّم : «احشدوا ، فإني سأقرأ عليكم ثلث القرآن ، فحشد من حشد ، ثم خرج نبي اللَّه صلّى اللَّه عليه وسلّم ، فقرأ : قُلْ : هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ ثم دخل ، فقال بعضنا لبعض : قال رسول اللَّه صلّى اللَّه عليه وسلّم : فإني سأقرأ عليكم ثلث القرآن ، إني لأرى هذا خبرا جاء من السماء ، ثم خرج نبي اللَّه صلّى اللَّه عليه وسلّم ، فقال : إني قلت : سأقرأ عليكم ثلث القرآن ، ألا وإنها تعدل ثلث القرآن». رواه مسلم والترمذي

Dari Abu Hurairah r.a. ia berkata, Rasulullah saw. bersabda, “ Berkumpullah, sungguh aku akan membacakan kepada kalian sepertiga Al-Qur’an, lalu mereka satu persatu berkumpul, kemudian Nabi saw. keluar dan membaca Qulhuwallahu ahad (surah Al-Ikhlas), lalu beliau masuk lagi. Sebagian sahabat pun berbisik kepada sahabat lainnya. Rasulullah saw. pun bersabda, “Sungguh aku akan membacakan kepada kalian sepertiga Al-Qur’an, sungguh aku mendapatkan kabar ini datang dari langit. Kemudian beliau keluar, lalu bersabda, “Sungguh aku berkata, saya akan membacakan kepada kalian sepertiga Al-Qur’an. Ketahuilah, bahwa surah ini sama dengan sepertiga Al-Qur’an.” (HR. Muslim dan At-Tirmidzi)

Baca Juga :  Hukum Memperingati Haul Orang Saleh

عن أبي أيوب الأنصاري عن النبي صلّى اللَّه عليه وسلّم قال : «أ يعجز أحدكم أن يقرأ ثلث القرآن في ليلة؟ فإنه من قرأ

قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ اللَّهُ الصَّمَدُ في ليلة فقد قرأ ليلتئذ ثلث القرآن». رواه الإمام أحمد والترمذي والنسائي

Dari Abi Ayyub Al-Anshari dari Nabi saw., beliau bersabda, “Apakah salah satu dari kalian tidak mampu membaca sepertiga dari Al-Qur’an dalam semalam? Maka sungguh orang yang membaca Qulhuwallahu Ahad, Allahus Shamad (surah Al-Ikhlas) dalam semalam, maka sungguh dia membaca seperti sepertiga Al-Qur’an.” (HR. Ahmad, At-Tirmidzi, dan An-Nasa’i).

Demikianlah keutamaan surah Al-Ikhlas sepertiganya Al-Qur’an sebagaimana yang telah dijelaskan oleh Syekh Wahbah Az-Zuhaili di dalam kitab tafsirnya. Wa Allahu A’lam bis Shawab.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here